Kamis , 18 Januari 2018
Home / Internasional / Robot Roda Listrik Buatan Jepang ini Bisa Ditunggangi dari Belakang
Robot Roda Listrik Buatan Jepang
Robot Roda Listrik Buatan Jepang. sumber : Japan Today

Robot Roda Listrik Buatan Jepang ini Bisa Ditunggangi dari Belakang

Edupost.id – Sebuah industri robot yang berbasis di Kota Munakata, Prefektur Fukuoka Jepang, Tmsuk co Ltd, telah merilis sebuah robot roda listrik yang bisa ditunggangi dari belakang. Robot yang disebut Rodem ini dikembangkan agar pengguna bisa dengan mudah naik di kursi roda dari tempat tidur maupun sofa.

Setelah dihidupkan, joknya menonjol mundur dan diagonal ke bawah, sehingga pengguna mengangkangi kursi dari belakang. Tidak ada sandaran tangan, namun pengguna bisa bersandar ke depan untuk meletakkan bebannya di bagian depan tempat duduk.

“Sementara kursi roda konvensional memberi pelukan, Rodem memberi seekor kuda-kudaan,” kata Presiden Tmsuk Yoichi Takamoto, dikutip dari laman Japan Today Selasa (26/12).

Saat robot bergerak, ketinggian permukaan jok bisa sampai 785 mm. Ketinggiannya bisa diturunkan ke 400 mm pada saat mendapatkan on / off robot. Tinggi mata pengguna menjadi setara dengan mata seseorang yang berdiri, sehingga memudahkan untuk berkomunikasi dan melakukan pekerjaan sehari-hari, kata Tmsuk.

Dengan mengendalikan roda empat secara terpisah dan menggunakan roda omni, robot memiliki radius putar kecil dan bahkan bisa menyala di tempat. Tombol dan joystick di sisi depan digunakan untuk menggerakkan robot dan bergerak ke atas / bawah jok.

Selain itu, robot bisa dikendalikan dari jarak jauh dengan smartphone. Jadi, memungkinkan robot menutup tutup pengguna sebelum naik ke sana dan pindah ke ruang penyimpanan setelah digunakan. Ini adalah kendaraan roda empat, dan roda belakangnya adalah omni-wheels.

Robot bisa diisi dengan menggunakan sumber tenaga listrik 100V. Setelah diisi selama delapan jam, bisa menempuh jarak 15 km atau lebih. Kecepatan maksimalnya adalah 6km / jam. Robot bisa memanjat kemiringan hingga sekitar 10 ° dan bergerak diatas selisih ketinggian sekitar 4 cm. Sebagai baterai isi ulang, baterai ini menggunakan baterai timbal-asam.

Massa unit utama sekitar 110 kg. Lebar dan panjangnya adalah 690 mm dan 1.000 mm (1,203 mm saat kursi diikat), masing-masing. Di Jepang, robot ini dijual seharga 980.000 yen. (Andi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *