Kamis , 21 September 2017
Home / Internasional / Semakin Banyak Siswa Inggris yang Alami Gangguan Mental

Semakin Banyak Siswa Inggris yang Alami Gangguan Mental

INGGRIS- Berdasarkan survei yang dilakukan Asosiasi Guru dan Dosen Inggris (ATL) terhadap 850 guru di sekolah Inggris, diketahui bahwa saat ini semakin banyak siswa yang memiliki masalah pribadi yang berkaitan dengan kesehatan mental. Data ini lebih tinggi dibandingkan hasil survei dua tahun yang lalu.

Konferensi tahunan ATL akan digelar pada hari Senin (30/03), membahas dukungan yang bisa diberikan pihak guru untuk siswa yang rentan memiliki masalah di sekolah.

Sekjen ATL, Dr Mary Bousted menyebutkan, kemiskinan, pemukiman yang buruk, pengangguran dan masalah keuangan sebagai penyebab masalah mental yang dialami siswa.

“Karena itu, guru atau staf sekolah harus menutupi kesenjangan yang ada dan lebih menumbuhkan kepedulian sosial”, ujar Dr Bousted, dilanisr bbc.

Satu dari enam guru yang menjadi responden dalam survei ATL tersebut menyampaikan bahwa mereka berpendapat sedikitnya seperempat siswa di sekolah atau perguruan tinggi mereka dipengaruhi oleh masalah kesehatan mental.

Lucie Russell selaku direktur dari badan amal Young Minds, yang bergerak dalam bidang kesehatan mental anak-anak dan remaja menjelaskan bahwa survei tersebut menunjukkan adanya “tekanan besar” yang harus dirasakan para guru.

Survei tersebut juga menunjukkan hampir 90% guru atau staf harus memberikan dukungan lebih bagi siswa selama dua tahun terakhir, sementara 43% mengatakan, mereka merasa semakin sulit mengakses layanan untuk siswa dengan penyakit mental.

Sementara itu, hampir 59% guru menerangkan, sekolah mereka tidak meluangkan waktu banyak dan belum menyediakan sumber daya yang cukup untuk mengatasi masalah kesehatan mental siswa. (IK/SS)

Check Also

siswa sd ikuti pesantren kilat ramadhan

Pendidikan Bukan Hanya untuk Cetak Anak Pandai

Edupost.id – Pendidikan seharusnya bukan hanya mencetak anak pandai secara akademis. Pendidikan justru diharapkan dapat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *