Rabu , 20 September 2017
Home / Internasional / Siswa di India Menyontek Secara Massal Saat Ujian Sekolah

Siswa di India Menyontek Secara Massal Saat Ujian Sekolah

INDIA- Perilaku mencontek secara massal saat ujian sekolah terjadi di Negara Bagian Bihar, India Bahkan perilaku itu telah menjadi hal yang biasa di negara tersebut.

Berdasarkan foto-foto yang terkuak, terlihat praktik kecurangan tersebut tidak hanya dilakukan secara massal, tapi juga terang-terangan. Sejumlah siswa sekolah menengah tampak tidak ragu saat menyelundupkan lembaran catatan pelajaran sekolah ke lokasi ujian walaupun pengamanan ketat.

Pada foto-foto itu, tampak orangtua siswa dan siswa lainnya sedang memanjat tembok untuk memberi contekan kepada peserta ujian.

Ujian yang diselenggarakan oleh Bihar School Examination Board (BSEB) itu dilaksanakan 16 hingga 24 Maret 2015. Sebanyak 1,4 juta siswa mengikuti ujian tersebut.

Pada tahun ini, menurut laporan media beberapa aksi mencontek massal telah terjadi di sejumlah tempat diantaranya di Kabupaten Saharsa, Distrik Chhapra, Vaishali, dan Hajipur.

Media lokal tersebut memuat foto-foto aksi curang yang didukung orangtua dan temannya. Mereka melakukan hal tersebut agar anaknya bisa lulus ujian, bahkan tak jarang para orang tua tersebut melakukan tindakan nekat yang berisiko kematian.

Jurnalis foto Dipankar yang mengambil foto-foto di Distrik Saharsa menyampaikan bahwa saat siswa memasuki ruang ujian dan mulai mengambil gambar, para siswa tampak tidak ada kekhawatiran sama sekali.

“Dalam razia di salah satu sekolah pada Rabu lalu, pemerintah menyita lembaran kertas yang berisi jawaban ujian hingga sembilan karung,” terang Dipankar, seperti dilansir bbc.

Hampir 20 orangtua ditangkap karena coba membantu anak-anaknya, tapi mereka langsung dilepaskan setelah diberi peringatan. Di beberapa sekolah, seperti di Saran di Distrik Chhapra, orangtua juga bentrok dengan polisi.

Siswa yang terbukti melakukan kecurangan dalam ujian akan dikenakan sanksi, yaitu dilarang mengikuti ujian selama tiga tahun. Mereka juga terancam dipenjara atau membayar denda, tapi hukuman dalam kasus tersebut jarang diterapkan di Bihar.

Pejabat pendidikan menyatakan, pihaknya berkomitmen untuk mengadakan ujian yang bebas, adil, dan damai. Pihaknya, telah menyiapkan kamera perekam di lokasi ujian dan mengerahkan pengawas dari pusat.

Menurut Dipankar, sedikitnya ada 400 siswa yang dikeluarkan karena tertangkap saat mencontek. Walau demikian, pemerintah masih belum bisa menghentikan kecurangan tersebut.

“Apa yang bisa dilakukan pemerintah untuk menghentikan kecurangan jika orangtua dan kerabat tidak bisa bekerja sama? Haruskah pemerintah memberi perintah untuk menembak mereka?” kata Menteri Pendidikan Bihar PK Shahi. (IK/SS)

Check Also

Universitas Pertamina

Universitas Pertamina Tumbuhkan Pemahaman Teknologi Siswa SMA

Edupost.id – Pesatnya perkembangan teknologi informasi di masyarakat saat ini, Universitas Pertamina melalui slogannya, “Be …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *