Jumat , 31 Maret 2017
Home / Internasional / Survei Membuktikan Pendidikan Seks di Sekolah Tidak Layak
Survei-Membuktikan-Pendidikan-Seks-di-Sekolah-Tidak-Layak
Ilustrasi: Pendidikan Seks. (Foto: huffingtonpost)

Survei Membuktikan Pendidikan Seks di Sekolah Tidak Layak

Edupost.id – Sebuah survei online yang disebut SHH diberikan kepada 914 generasi muda berusia 16-24 tahun di Inggris pada beberapa waktu lalu. Seperti dilansir The Guardian, pendidikan seks di sekolah tidak layak bagi mereka karena dapat menyalahgunakan, bulyying, dan memperburuk kesehatan mental dan seksual.

Survei dilakukan oleh Terrence Higgins Trust yang berhubungan dengan pendidikan seks dan hubungan atau sex and relationship education (SRE). Sementara itu survei ini juga membuktikan bahwa tiga perempat dari mereka tidak diajarkan tentang seks. Sedangkan satu dari tujuh responden mengatakan tidak menerima SRE.

“95% mengatakan mereka tidak diajarkan tentang hubungan LGBT” lanjut laporan dari Terrence Higgins Trust.

Kepala Eksekutif Terrence Higgins Trust, Ian Green membenarkan hal itu. “Kami telah melihat kenyataan sebenarnya dari SRE di negeri ini dan mendengar cerita menyedihkan tentang bagaimana salah satu generasi muda telah terkena rendah diri, homofobia, intimidasi, hubungan yang tidak sehat dan kesehatan seksual yang buruk sebagai akibat dari kurangnya SRE berkualitas di sekolah,” tambahnya.

Temuan lain dalam laporan amal meliputi: Setengah dari lebih dari 900 responden yang berusia 16-24 diberi nilai SRE masuk ke dalam golongan miskin. Sedangkan hanya 10% responden dinilai “sangat baik” dan 2% dinilai “baik.” Selanjutnya hanya 5% dari mereka yang menerima SRE diajarkan bahwa LGBT merupakan bagian dari pendidikan. Sekitar 97% dari mereka yang menerima SRE tidak ingat identitas gender yang diajarkan dan 89% tidak diajarkan tentang seks dan kesenangan.

“61% dari mereka menerima SRE hanya sekali dalam setahun atau kurang.

32% dari responden tidak ingat menerima informasi tentang HIV di sekolah. Sementara 27% mengatakan mereka tidak menerima informasi apapun tentang HIV. 99% berpikir SRE wajib ada di sekolah. Namun, saat ini, SRE hanya wajib di sekolah menengah dengn jumlah 40 persen dari total sekolah. Akademi, sekolah dasar, sekolah gratis dan sekolah swasta tidak diwajibkan untuk mengajarkannya,” tulis laporan Terrence Higgins Trust. (Nisa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *