Rabu , 18 Oktober 2017
Home / Kabar Kampus / Akademisi UII Kutuk Pembantaian Muslim Rohingya di Myanmar
Rohingya
Rohingya

Akademisi UII Kutuk Pembantaian Muslim Rohingya di Myanmar

Edupost.id – Akademisi Fakultas Hukum UII secara tegas mengutuk pemerintahan Aung San Suu Kyi di Myanmar, atas kasus kejahatan genosida atas minoritas Muslim Rohingya. Organisasi internasional, seperti ASEAN maupun OKI diharapkan dapat menyamakan presepsi bahwa pembantaian terhadap minoritas Muslim Rohingya ini merupakan kejahatan genosida, kejahatan kemanusiaan, serta kejahatan terhadap perdamaian.

Dalam keterangan persnya, pakar hukum internasional UII, Prof. Jawahir Thontowi SH., Ph.D. mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengambil tindakan militer secara kolektif di negara bagian Rakhine. “Cara-cara melalui lobi dan negosisasi serta persuasif lainnya, termasuk bantuan kemanusiaan yang telah dilakuakan berulang kali selama ini tidak efektif,” ungkapnya.

Direktur Center for Local Law Development Studies UII ini juga mendesak Presiden Jokowi meminta Aung San Suu Kyi untuk membuka akses bagi Tim Bantuan Kemanusiaan. Pemerintah Myanmar diharapkan secara terbuka menerima dan bekerjasma memberikan bantuan kemanusiaan.

Akademisi Fakultas Hukum UII juga menghimbau kaum muslim sebagai WNI untuk mempercayakan persoalan ini kepada pihak pemerintah. WNI tidak selayaknya menggunakan motif solidaritas persaudaraan Muslim dalam membantu dan menjadi pihak kelompok pemberontak di Rakhine.

“Mengingat membantu salah satu pihak, merupakan tindakan kedaulatan yang melanggar kedaulatan negara Myanmar, dan dapat mencederai nama baik Islam karena pendatang yang ikut pemberontakan lokal akan mudah dituding pihak Pemerintah Myanmar sebagai teroris berbahaya,” paparnya.

Sementara Dekan Fakultas Hukum UII, Dr. Aunur Rohim Faqih, SH, M.Hum. menambahkan, pemerintah harus dapat menjaga masyarakatnya secara kuat agar tidak berangkat ke Myanmar dengan niat selain memberi bantuan kemanusiaan. Menurutnya, menjadi pemberontak hanya akan menambah masalah baru ke Muslim Rohingya.

Check Also

Universitas Islam Indonesia (UII)

10 Mahasiswa UII Ikut Student Exchange di Malaysia

Edupost.id – Sepuluh mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (FH UII) mengikuti program Student Exchange …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *