Selasa , 12 Desember 2017
Home / Kabar Kampus / Alat Timbang Sapi UB Raih Emas di Malaysia
alat timbang sapi UB raih emas di malaysia
Alat timbang sapi UB raih emas di Malaysia (UB dok.)

Alat Timbang Sapi UB Raih Emas di Malaysia

Edupost.id – Lima mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) membuat alat timbang sapi yang bersifat portable, akurat, efektif, efisien dengan harga terjangkau bagi peternak. Alat timbang tersebut meraih medali emas dalam ajang Malaysia Technology Expo (MTE) 2017 di Putra World Trade Centre, Kuala Lumpur.

Penemuan yang diberi nama Electric Conductive Carbon Weigher atau ELCOW tersebut dibuat Gusti Ayu Putu Marleni (Fapet), Angga Setiawan (Fapet), Joni Hendro (Fapet), Ryan Rama Putra (FT), dan Riko Andianto (Filkom). Penemuan itu juga mendapat  Special Award dari TIIAWA (Taiwan International Invention Award Winners Association).

Di bawah bimbingan dosen Fapet Kuswati, mereka mengusung karya berjudul “ELCOW (Electric Conductive Carbon Weigher) Rancang Bangun Alat Ukur Bobot Badan Sapi Otomatis dan Portabel Menggunakan Prinsip Konduktivitas Karbon.”

ELCOW dirancang dengan menggunakan prinsip konduktivitas karbon yang lebih mudah dan praktis sehingga mudah dibawa sesuai kebutuhan.

Gusti menyampaikan, selama ini sarana dan prasarana penimbangan bobot sapi tidak diperhatikan yang menyebabkan peternak rakyat tidak mengetahui bobot badan sebenarnya. Padahal  penimbangan bobot badan sangat penting dilakukan secara periodik untuk mengetahui pertumbuhan ternak dan sebagai indikator keuntungan yang diperoleh peternak. Kondisi tersebut dimanfaatkan oleh belantik (middle man) untuk menentukan harga, namun disisi lain peternak sangat dirugikan.

Berdasarkan latar permasalahan tersebut, diharapkan dengan terciptanya ELCOW dapat membantu peternak memantau Pertambahan Bobot Badan Harian  (PBBH) dan bobot akhir atau jual ternaknya. Mereka juga berharap dapat melakukan penjajakan bersama dinas peternakan untuk mengimplementasikan alat tersebut dan mengukuhkan hak paten serta melakukan produksi masal. (UB/IK-SS)

Check Also

Kucing

Kedokteran Hewan UB Ciptakan Terapi Sedot Lemak Kucing

Edupost.id  – Kucing yang menderita obesitas memiliki resiko penyakit komplikasi metabolic seperti penyakit jantung, penyakit gangguan liver, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *