Kamis , 21 September 2017
Home / Kabar Kampus / Antisipasi Banjir dengan Zephyrus Inovasi ITB
Antisipasi Banjir dengan Zephyrus Inovasi ITB
Antisipasi Banjir dengan Zephyrus Inovasi ITB

Antisipasi Banjir dengan Zephyrus Inovasi ITB

Edupost.id – Banjir merupakan bencana yang paling sering terjadi di dunia yang menimbulkan korban jiwa dan kerugian lainnya. Inilah yang menjadi motif pembuatan ZEPHYRUS oleh tim mahasiswa ITB, sebuah sistem pengantar pesan cuaca dan ketinggian air sungai melalui aplikasi Android dan SMS satelit.

Tim ini terdiri atas Ahmad Wirantoaji Nugroho (Meteorologi 2015), Andryansah Bagas Warno Putra (Teknik Geologi 2015), Aufa Zalfarani Saprudin (Meteorologi 2014), Harry Alvin Waidan Kefas (Teknik Informatika 2014), dan Novianti Rossalina (Desain Produk 2015).

ZEPHYRUS adalah sebuah sistem yang terdiri atas Automatic Water Level Recorder-Weather Station (AWLR-WS) sebagai alat pendeteksi parameter cuaca dan ketinggian air sungai, SMS satelit dan aplikasi Android. Setelah sensor pada alat AWLR-WS ini menerima data cuaca dan ketinggian air, data akan dikirim ke server yang akan menyebarluaskan informasi tersebut melalui aplikasi Android dan SMS satelit.

Awal mulanya, ide sistem ZEPHYRUS ini muncul ketika Ahmad Wirantoaji Nugroho (Meteorologi 2015) yang akrab disapa Aji berbincang dengan seniornya di sekretariat Himpunan Mahasiswa Meteorologi (HMME). “Yang mendorong sih sebenarnya karena prihatin (dengan) banjir di Bandung Selatan. Kalau secara umum, banjir memang sering terjadi di Indonesia. Dan usaha mengantisipasi banjir itu sendiri masih jauh dari optimal,” jelas Aji.

Ia menjelaskan bahwa keprihatinannya pada wilayah Bandung Selatan yang setiap tahun selalu tertimpa bencana banjir. Karena wilayah Bandung yang berbentuk cekungan, dengan daerah Bandung Selatan yang termasuk ke dalam wilayah tengah, bencana banjir tidak dapat dipungkiri. (ITB/ IK-SS)

Check Also

ITS Borong Dua Gelar Juara di Ajang NUDC 2017

ITS Borong Dua Gelar Juara di Ajang NUDC 2017

Edupost.id – ITS mendapat dua gelar juara dalam kompetisi debat Bahasa Inggris, National University Debating …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *