Rabu , 25 Januari 2017
Home / Kabar Kampus / Aplikasi Mahasiswa UII Ini Bantu Pasien Prediksi Biaya Medis
Aplikasi-Mahasiswa-UII-Ini-Bantu-Pasien-Prediksi-Biaya-Medis
Aplikasi Mahasiswa UII Ini Bantu Pasien Prediksi Biaya Medis

Aplikasi Mahasiswa UII Ini Bantu Pasien Prediksi Biaya Medis

Edupost.id – Salah satu kekhawatiran pasien adalah biaya berobat yang terkadang di luar prediksi, namun berkat aplikasi temuan mahasiswa pascasarjana UII masalah tersebut teratasi. Sukma Puspitorini, mahasiswa jurusan Informatika Medis Program Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonsia (FTI UII) ini meneliti “Aplikasi Prediksi Keparahan Penyakit dan Biaya”.

Aplikasi tersebut bisa membantu pasien untuk mengetahui keparahan kasus penyakit dan biaya yang harus dikeluarkan pada pasien rawat inap. Sukma menuturkan, pengembangan aplikasi tersebut dilatarbelakangi masih banyaknya keluhan masyarakat tentang pembiayaan fasilitas kesehatan yang cukup tinggi. “Terlebih jika ada anggota keluarga yang harus menjalani rawat inap. Sementara sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hanya mengkover beberapa poin pembiayaan sehingga informasi dana tambahan yang harus dikeluarkan pasien tidak bisa cepat diketahui”, terangnya

Ia mengajukan penelitian berjudul ‘Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Tingkat Keparahan (severity level) Kasus Penyakit’. Sampel yang digunakan sebanyak 1.000 orang dari dua RSUD Raden Mataher Jambi dan dr. R Soeprapto Cepu, Jawa Tengah.

Penemuan ini sudah diterapkan pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mataher Jambi atau rumah sakit regional 3 kelas B dan RSUD dr R Soeprapto Cepu Jawa Tengah atau rumah sakit regional 1 kelas C. “Kepala instalasi Rekam Medis RSUD dr R Soeprapto Cepu memberikan tanggapan aplikasi ini layak untuk dijadikan rekomendasi guna memberi gambaran pembiayaan rumah sakit dan membantu petugas rekam medis unit JKN,” jelasnya.

Untuk saat ini, aplikasi baru bisa digunakan menghitung beaya berobat bagi penyakit hipertensi, stroke, dan Diabetes Militus Tipe 2. Kedepan, Sukma Pusporini berharap aplikasi dapat dikembangkan hingga dapat menjangkau perhitungan biaya lebih banyak penyakit lagi. (UII/ IK-SS)

Check Also

Institut Pertanian Bogor (IPB)

Silvator Alat Pelubang Inovasi Mahasiswa IPB

Edupost.ID- Silvator sebuah alat pelubang tanah bermotor menorehkan prestasi pertamanya dengan terpilih sebagai peringkat pertama diantara 12 …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *