Selasa , 24 Oktober 2017
Home / Kabar Kampus / Belajar Aksara Jawa Jadi Menyenangkan dengan Boneka Mahasiswa UGM

Belajar Aksara Jawa Jadi Menyenangkan dengan Boneka Mahasiswa UGM

YOGYAKARTA- Aksara Jawa yang merupakan salah satu aksara asli di Indonesia, peminat dari kalangan anak muda jumlahnya terbilang sedikit. Aksara Jawa masih kalah populer dibandingkan dengan aksara Jepang dan aksara Korea. Hal ini yang membuat tim mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Gadjah mada (UGM) berinisiatif membuat media pembelajaran yang atraktif tentang aksara Jawa sehingga menarik minat generasi muda.

Media pembelajaran yang mereka ciptakan untuk mempelajari aksara Jawa ialah dengan menggunakan boneka Taman Aksara Jawa (Takwa).

“Selama ini pembelajaran membaca dan menulis aksara Jawa disampaikan dengan cara konvesional lewat buku dan gambar dinding. Selain itu juga minim memakai media pembelajaran yang menarik sehingga minat siswa untuk belajar aksara Jawa kurang,” ungkap Ika Wahyu Fitriyani, salah satu tim mahasiswa UGM tersebut, dilansir laman UGM.

Ika menyebutkan, dengan media pembelajaran yang menarik akan menumbuhkan dan meningkatkan semangat siswa untuk belajar aksara Jawa. Boneka sengaja dipilih sebagai media pembelajaran karena sudah sangat lekat dengan anak-anak.

Boneka yang dibuat oleh tim mahasiswa tersebut berbentuk ulat yang terdiri dari 20 bagian tubuh dan kepala ulat. Setiap bagian tubuh bertuliskan satu aksara Jawa disertai dengan huruf latinnya. Bagian-bagian tubuh ulat ini juga bisa dilepas satu sama lain menjadi boneka kecil.

Ika menambahkan, selain boneka mereka juga membuat gantungan kunci bertuliskan aksara Jawa sebagai alat pembelajaran.

Gantungan kunci tersebut dibuat dalam dua bentuk yakni berbentuk kubus dan berbentuk pipih. Dalam pembuatan boneka, tulisan aksaranya dibuat dengan metode bordir. Sedangkan, untuk gantungan kunci, tulisan pada gantungan kunci dibuat dengan cara tempel dan jahit sederhana.

“Untuk boneka, pembelian kami layani by order. Sementara gantungan kunci bisa diperoleh di sejumlah toko cinderamata di Yogyakarta. Dan semoga Taman Akasara Jawa ini bisa jadi media pembelajaran yang menarik bagi siswa dan masyarakat yang ingin belajar aksara Jawa,” jelasnya.

Tim mahasiswa yang membuat boneka dan gantungan kunci aksara Jawa ini terdiri dari Dwi Budianto, Irwan Hanung Septianto, dan Vempi Satriya Adi Hendrawan dan Ika Wahyu Fitriyani. (RR/IK)

Check Also

oxford-university

Kampus Luar Negeri yang Diakui Dikti

Edupost.id – Menempuh pendidikan di luar negeri menjadi salah satu pilihan yang diambil sebagian orang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *