Jumat , 26 Mei 2017
Home / Kabar Kampus / BEM SI : Jambore Mahasiswa di Cibubur Miliki Tendensius Politik
BEM SI Jambore Mahasiswa di Cibubur Miliki Tendensius Politik
BEM SI Jambore Mahasiswa di Cibubur Miliki Tendensius Politik (foto: BEM SI)

BEM SI : Jambore Mahasiswa di Cibubur Miliki Tendensius Politik

Edupost.ID – Koordinator Pusat BEM Seluruh Indonesia (BEM SI), Wildan Wahyu Nugroho mengatakan, acara Jambore dan Silaturahmi Mahasiswa Indonesia’ yang diselenggarakan di Cibubur, 4-6 Februari 2017 lalu memiliki tendesius politik dan memicu dis integrasi bangsa. Acara yang mengusung tema ‘Meneguhkan Komitmen Menjaga Indonesia’ itu dinilai sengaja diseting untuk pro dengan pemerintahan Jokowi.

“BEM Seluruh Indonesia menegaskan, kegiatan tersebut merupakan agenda yang memiliki tendensius politik dan disetting untuk pro terhadap pemerintahan Joko Widodo dan mematikan ruh mahasiswa sebagai pengawal kebijakan pemerintah,” ujar Wildan.

Presiden BEM UNS ini menambahkan, pada beberapa sesi kegiatan ini disampaikan hal-hal yang menyudutkan beberapa ormas dan tokoh nasional yang dicap merugikan pemerintah rezim Joko Widodo. Hal ini berpotensi memicu disintegrasi bangsa dan memunculkan rasa benci. Kegiatan tersebut sarat dengan politisasi pada mahasiswa untuk mendukung salah satu figur partai dengan menggunakan embel-embel mahasiswa, dengan kata lain panitia telah berbohong dan mengotori marwah mahasiswa.

“Kegiatan tersebut merupakan upaya pecah belah persatuan mahasiswa serta penggembosan pergerakan mahasiswa akan dimensi idealisme eksekutif kampus dan menggiring mahasiswa untuk melakukan aksi turun ke jalan dengan konten tuntutan yang telah panitia siapkan, dengan kata lain ditunggangi kepentingan politik. Adapun peserta yang berseberangan dengan agenda tersebut diusir keluar secara tidak hormat,” imbuhnya.

Terkait hal ini, BEM Seluruh Indonesia mengeluarkan beberapa pernyataan sikap. Seluruh BEM Perguruan Tinggi yang tergabung dalam anggota BEM SI tidak pernah mendelegasikan mahasiswa dalam agenda tersebut dan menyatakan tidak terlibat. Selain itu, menuntut Presiden Republik Indonesia mengklarifikasi agenda Jambore dan Silaturahmi Mahasiswa Indonesia bukanlah agenda mahasiswa, seperti yang diklaim panitia.

BEM SI juga menolak politisasi dan penunggangan gerakan mahasiswa. Mengecam upaya pecah belah bangsa dan pengkhianatan terhadap Pancasila dan nilai luhur bangsa Indonesia. Mengecam upaya adu domba persatuan mahasiswa dan penggembosan idealisme mahasiswa.

Mengajak kepada seluruh mahasiswa Indonesia untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan tidak terprovokasi akan sumbu pendek yang sengaja dibuat baik oknum yang tidak bertanggung jawab maupun rezim pemerintah. Mengajak seluruh mahasiswa Indonesia untuk senantiasa satu komando dan menjaga ruh pergerakan mahasiswa yang berlandaskan pada pembelaan rakyat dan akan selalu berada di pihak rakyat serta konstitusi yang berlaku.

“Kesatuan dan persatuan Negara Republik Indonesia adalah harga mati. Barang siapa yang dengan sengaja mengadu domba dan menimbulkan rasa benci maka sesungguhnya telah mengotori martabat bangsa dan negara ini,” pungkas Wildan. (Andi)

Check Also

BEM SI. jpg

Ini Tujuh Fakta Aksi BEM SI 14 Februari Menurut Mahasiswa

Edupost.ID – Sejumlah mahasiswa PNJ, UNJ, STEI, SEBI, IPB dan beberapa pengurus BEM dari Universitas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *