Jumat , 20 Januari 2017
Home / Kabar Kampus / Beri Solusi Masalah Migas, Mahasiswa ITS Raih “Best Poster”

Beri Solusi Masalah Migas, Mahasiswa ITS Raih “Best Poster”

SURABAYA – Dua mahasiswa Jurusan Teknik Geofisika ITS, Yulia Nur Fajrina dan Muhammad Ghazali, berhasil meraih penghargaan ‘Best Poster’ Indonesian Petroleum Association (IPA) 2015 kategori Student. Kompetisi karya ilmiah yang mengusung tema ‘Working Together to Accelerate Solutions in Anticipating Indonesia’s Energy Crisis’ ini bertempat di Jakarta Convention Center pada acara The 39th IPA Convention & Exhibition 2015.

Indonesian Petroleum Association (IPA) adalah organisasi non-profit yang beranggotakan 53 perusahaan produsen minyak dan gas (migas) bumi nasional, 120 anggota perusahaan pendukung dan 1.500 lebih profesional di bidang industri. Sedangkan kompetisi mereka ikuti ialah IPA Convention and Exhibition ke-39 pada 20-22 Mei lalu.

Dalam sub acara yakni technical session, 28 makalah terpilih dipresentasikan dalam bentuk lisan dan poster. Judul poster mereka yakni Evaluation of Seismic Exploration in Sub-Volcanic Reservoir Area by Synthetic Seismic Modeling paper. “Tiga hari itu juga proses penilaian oleh juri dan kami diwajibkan hadir untuk mempresentasikan poster kami,” ungkap Yulia.

Terkait paper yang mereka buat, Yulia menjelaskan bahwa metode seismik adalah salah satu tahapan eksplorasi migas di bidang geofisika yang efektif untuk melihat gambaran struktur bumi dan geometri sub-surface bumi. Hal tersebut dilakukan dengan memanfaatkan prinsip penjalaran gelombang. Dalam banyak kasus, gambaran ini sangat buruk bila mengahadapi reservoir migas yang ada di bawah batuan vulkanik. “Padahal potensi migas Indonesia ada di bawah batuan vulkanik,” tutur Yulia.

Menurut Yulia kasus tersebut merupakan tantangan bagi banyak industri migas terutama di bagian eksplorasi karena dibutuhkan teknologi terbaru dan kombinasi beberapa ilmu. “Metode yang kami gunakan dalam paper ini adalah forward modelling,” ujarnya. Metodenya yakni dengan membuat sebuah desain akusisi seismik buatan di software sehingga menghasilkan gambaran yang mendekati desain akusisi di lapangan. (ITS/IK-SS)

Check Also

guru-mengajar

Kota Yogyakarta Belum Terapkan Permendiknas Tentang Sumbangan

Edupost.ID – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Yogyakarta, Edy Hery Suasana menyatakan belum akan memberlakukan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *