Rabu , 18 Oktober 2017
Home / Kabar Kampus / BNPB Gandeng UGM Adakan Sekolah Sungai Nasional
BNPB Gandeng UGM Adakan Sekolah Sungai Nasional
BNPB Gandeng UGM Adakan Sekolah Sungai Nasional

BNPB Gandeng UGM Adakan Sekolah Sungai Nasional

Edupost.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bekerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi diantaranya Universitas Gadjah Mada (UGM), menyelenggarakan Sekolah Sungai Nasional. Dengan sekolah ini diharapkan sungai-sungai di Indonesia menjadi sehat dan tidak lagi menjadi tempat banjir di musim penghujan.

“Faktanya hampir 500 kabupaten/ kota tidak ada satupun yang terbebas dari ancaman bencana.  Jika tidak terkena banjir, kena gempa bumi. Kalau tidak gempa bumi, terkena letusan gunung berapi dan sebagainya,” ujar Lilik Kurniawan.

Menurut Lilik, keberadaan sungai juga bisa dimanfaatkan sebagai tempat edukasi masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas hidup. Dengan demikian, diharapkan pengelolaan sungai tidak lagi hanya dibebankan pada pemerintah, namun semua masyarakat. “Edukasi Sekolah Sungai adalah masalah kultur. Jadi, Sekolah Sungai itu kita tujukan bagaimana merubah budaya agar masyarakat menghargai sungai, menghargai air dan kita hidup karena air,” jelasnya.

Dengan Sekolah Sungai, kata Lilik, diharapkan mampu membentuk relawan-relawan sungai lebih banyak lagi. BNPB menargetkan satu kabupaten/ kota terdapat 1000 relawan di akhir tahun. “Sekolah Sungai angkatan kedua ini diikuti 15 kabupaten/ kota. Mestinya, target yang ingin dicapai 15 ribu relawan sungai. Bisa kita bayangkan dengan sebesar itu, tentu pasti akan ada dampaknya, kita yakin mampu memelihara sungai, menjaga sungai dan sebagainya,” katanya.

Wakil Rektor UGM Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat sekaligus Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Suratman, mengungkapkan Sekolah Sungai merupakan sekolah pertama di dunia. Sekolah ini mendahului 17 program Sustainable Development Goals (SDGs).

Menurutnya, penyelenggaraan Sekolah Sungai sudah sangat mendesak untuk dilakukan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Sebab, Indonesia telah memasuki ancaman krisis air yang berdampak pada krisis pangan, krisis energi dan lain-lain. (UGM/IK-SS)

Check Also

UGM Raih Juara Umum Soil Festival Karst Indonesia

UGM Raih Juara Umum Soil Festival Karst Indonesia

Edupost.id – Tim Universitas Gadjah Mada (UGM) meraih prestasi dalam dua kategori lomba LKTIN Karst Indonesia dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *