Sabtu , 22 Juli 2017
Home / Kabar Kampus / Cegah Osteoporosis dengan Susu Biji Nangka Inovasi UGM
Universitas Gadjah Mada (UGM)
Universitas Gadjah Mada (UGM)

Cegah Osteoporosis dengan Susu Biji Nangka Inovasi UGM

Edupost.id – Kasus osteoporosis di Indonesia masih tinggi. Menurut data survei gizi, 30-40 % perempuan usia menopause yang rutin mengonsumsi susu tinggi kalsium masih menderita pengeroposan tulang. Hal ini yang melatarbelakangi mahasiswa UGM membuat inovasi susu dari biji nangka untuk mencegah penyakit tersebut.

“Setelah diteliti lebih lanjut ternyata penanganan yang dilakukan terhadap wanita menopause kurang efektif.,” terang Aulia Ayub, mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi UGM.

Risma menjelaskan, kondisi tersebut terjadi karena susu tinggi kalsium yang tersedia di pasaran hanya mengandung komponen kalsium saja. Sementara komponen lainnya yang sangat berperan dalam proses terjadinya osteoporosis seperti hormon estrogen tidak dapat tergantikan.

Karena itu, Aulia bersama keempat rekannya dari Fakultas Kedokteran Gigi dan Faklutas Farmasi yaitu Arum Trisnaningtyas, Fun Nagede Adinsyah, Presty Dwi Fitriani, dan Risma Martasuri mencari bahan tambahan yang efektif dan efisien mencegah osteoporosis pada wanita menopause. Penelitian dilaksanakan di bawah bimbingan drg. Tetiana Haniastuti melalui Program Kreativitas Mahasiswa UGM tahun 2017.

Kelimanya memanfaatkan biji nangka (Artocarpus heterophyllus) sebagai bahan tambahan dalam susu tinggi kalsium. Biji nangka dipilih sebagai bahan tambahan karena di dalamnya mengandung isovlafon. Senyawa ini memiliki struktur kimia yang hampir sama dengan esterogen sehingga memungkinkan terjadinya ikatan dengan reseptor estrogen. Ikatan yang terjadi antara isoflavon dan reseptor estrogen mampu memperlambat proses pemecahan matriks tulang.

“Biji nangka berpotensi menjadi solusi dalam penatalaksanaan kondisi osteoporosis pada wanita menopause karena mampu memperlambat proses pemecahan matriks tulang,” papar Aulia.

Ia menambahkan, penelitian ini menjadi langkah awal eksplorasi biji nangka untuk agen anti-osteoporosis yang prospektif dan aman. “Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan inovasi yang efektif dan efisien dalam peningkatan densitas massa tulang bagi wanita menopause,” tukasnya. (UGM/ IK-SS)

Check Also

Mahasiswa Unair Bantu Pasien Gagal Ginjal dengan Serbuk Ajaib

Edupost.id – Penanganan pasien gagal ginjal dengan melakukan cuci darah (hemodialisis) membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Hal itulah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *