Selasa , 25 April 2017
Home / Kabar Kampus / Cegah Plagiat, UNY Gunakan Software Turnitin

Cegah Plagiat, UNY Gunakan Software Turnitin

YOGYAKARTA – Plagiarisme kerap terjadi dalam dunia pendidikan. Hal ini bisa ditemukan dalam berbagai karya ilmiah seperti skripsi, tesis, disertasi, dan karya tulis lainnya. Untuk mencegah fenomena di atas, saat ini Universitas Negeri Yogyakarta dalam hal ini Program Pascasarjana telah melakukan trial software/tools untuk mendeteksi adanya plagiat yaitu Turnitin.

Plagiarisme adalah penjiplakan atau pengakuan atas karya orang lain oleh seseorang yang menjadikan karya tersebut sebagai karya ciptaannya. Orang yang melakukan plagiarisme disebut plagiaris/plagiator.

Untuk lebih mengenalkan tools tersebu, pengelola PPs UNY mengadakan workshop anti plagiarisme. Secara resmi workshop dibuka oleh Rektor UNY, Rochmat Wahab. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa sudah saatnya UNY melakukan deteksi dini terhadap plagiat. Terlebih saat ini telah banyak lahir karya-karya yang mirip ataupun serupa.

Workshop dipandu oleh Instruktur Turnitin PPs UNY yaitu Dwi Agus Yuliantoro. Dalam workshop yang diikuti mahasiswa UNY, peserta diajak untuk login ke dalam sistem Turnitin memakai akun email yang sudah didaftarkan oleh instruktur. Selanjutnya dipandu untuk membuat Class, Assignment, hinggaSubmission.

Peserta diminta melakukan upload dokumen karya tulis mereka lalu Turnitin menerima dan membandingkan/scaning ke database di seluruh dunia. Sebagian besar telah berhasil sampai proses submission sehingga dapat mengetahui persentase plagiasi dalam karya tulis mereka.

Instruktur Dwi A. Yuliantoro memberikan informasi tentang tingkatan persentase yang diberikan Turnitin terhadap karya tulis yang disubmission. Semakin kecil persentasenya maka semakin berkualias karya tersebut. Sebaliknya apabila semakin besar persentase yang divonis oleh Turnitin maka peluang plagiat semakin besar.

Dari workshop ini diharapkan kaprodi dan sekprodi dapat memberikan fasilitas kepada mahasiswanya untuk screening terhadap karya tulis mereka. Dengan demikian, peluang untuk plagiat dapat dikurangi dan originalitas karya mahasiswa dapat dipertanggungjawabkan. (UNY/IK-SS)

Check Also

Guru SMK Produktif Diberangkatkan ke Perancis

Belasan Guru SMK Produktif Diberangkatkan ke Perancis

Edupost.id – Sebanyak 16 guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan dua widyaiswara Pusat Pengembangan dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *