Sabtu , 22 Juli 2017
Home / Kabar Kampus / Coklove, Coklat Berkalsium Tinggi Temuan IPB
Coklove, coklat berkalsium tinggi inovasi IPB
Coklove, coklat berkalsium tinggi inovasi IPB

Coklove, Coklat Berkalsium Tinggi Temuan IPB

Edupost.id – Indonesia merupakan produsen bahan baku coklat terbesar kedua di dunia pada tahun 2014. Nilai jualnya dalam bentuk olahan coklat baru dimanfaatkan sebesar 50 persen. Di tangan mahasiswa IPB, coklat dikombinasikan dengan ikan lele oversize sehingga mengandung kalsium yang tinggi dengan nama Coklat Lele Oversize atau “Coklove”.

Ikan lele oversize merupakan ikan lele yang telah melebihi ukuran konsumsi. Ikan lele yang ukurannya besar ini kurang sesuai dengan permintaan pasar sehingga masih kurang dimanfaatkan. Melihat peluang ini mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) membuat sebuah inovasi dari perpaduan coklat dengan ikan lele oversize. Rasanya nikmat dan juga sangat bermanfaat bagi tulang karena coklat ini memiliki nilai kasium yang sangat tinggi.

Kelima mahasiswa IPB itu yaitu Ahmad Idris Abdurrohman, Achmad Yasin, Nurma Yulviarna, dan Euis Liawati dari Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, serta Muhamad dari Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan, Fakultas Ekonomi dan Manajemen.

Nurma Yulviarna menjelaskan, cara pembuatan coklat ini. Bahan yang diperlukan yaitu ikan lele ukuran 30 cm, tepung tulang kepala ikan lele oversize, coklat, esen lemon. Tepung tulang lele sekarang dapat dengan mudah didapat dari tepung lele Clarias produk olahan PT. Carmelitha Lestari yang dikembangkan oleh Prof Clara.

Pertama kali, ikan lele yang berukuran 30 cm dikukus kemudian ikan di hancurkan dagingnya dan disangrai hingga kering. Coklat dilelehkan dan ditambahkan tepung tulang kepala ikan lele sesuai dengan takaran yang telah ditentukan. Selanjutnya, adonan ditambahkan esen lemon serta ditambahkan daging lele sangrai secukupnya. Setelah adonan telah tercampur sempurna, langkah selanjutnya adalah proses pencetakan. Adonan di cetak dalam cetakan berbentuk hati yang masing-masing coklat memiliki bobot 5 gram. Kemudian, coklat dalam cetakan tersebut didiamkan hingga keras dan dimasukkan kedalam pendingin selama 15 menit. Setelah itu, coklat dibungkus dengan alumunium foil dan dikemas dengan menarik.

Kini, produk ini dapat diperoleh dengan harga Rp.5000,-/pcs yang dikemas secara unik dan menarik dengan bobot bersih produk sebesar 20 gram/pcs. (IK-SS)

Check Also

Mahasiswa Unair Bantu Pasien Gagal Ginjal dengan Serbuk Ajaib

Edupost.id – Penanganan pasien gagal ginjal dengan melakukan cuci darah (hemodialisis) membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Hal itulah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *