Rabu , 23 Agustus 2017
Home / Kabar Kampus / Detergen Cair Ramah Lingkungan karya Mahasiswa UI
kampus-ui
Kampus Universitas Indonesia

Detergen Cair Ramah Lingkungan karya Mahasiswa UI

Depok – Penggunaan detergen atau bahan pembersih dalam kehidupan sehari-hari memberikan dampak buruk bagi lingkungan. Selain sulit diuraikan oleh mikroorganisme, sisa limbah deterjen tersebut akan menjadi limbah berbahaya yang mengancam stabilitas lingkungan hidup. Berlatar belakang permasalahan tersebut, sejumlah mahasiswa Universitas Indonesia (UI) mengembangkan produk Detergen Cair berbasis Kelapa Sawit dan Nanopartikel Titania. Mereka adalah Pangiastika Puti (Teknik Kimia), Maulina Cahya (T.Kimia), Ilham Maulana (T.Kimia), Muhammad Jamaludin (T.Kimia) dan Uli Amrina (T.Lingkungan).

Para mahasiswa ini mencari bahan alternatif pembuatan surfaktan MES  yang mudah terurai secara biologi (biodegradable) sehingga tidak mencemari lingkungan – maka dipilihlah metil ester minyak sawit atau crude palm oil (CPO). Lebih lanjut, untuk memaksimalkan kinerja surfaktan MES, Pangiasti dan tim menggunakan senyawa nanopartikel titania.

Produk ini kelak memiliki keunggulan pada bahan baku yang berasal dari alam sehingga tidak berbahaya bagi lingkungan dan renewable. Lebih lanjut, konsep produk cair ini diharapkan memiliki banyak fungsi. Dengan kombinasi zat kimia yang diramu mampu menghasilkan produk yang mengdegradasi polutan dan antibakteri. Selain itu, jika sistem produk ini berhasil, maka potensi pengembangannya dapat dilakukan dengan produk bahan alam lainnya yang mirip dengan karakteristik CPO/Minyak Kelapa sawit.

Penelitian yang telah dijalankan sejak 2016 ini tengah diajukan pada Program Kreativitas Mahasiswa di lingkungan UI yang berlangsung pada Juli – Agustus 2017 dengan judul penelitian “Rekayasa Detergen Cair Multifungsi Ramah Lingkungan berbasis Minyak Kelapa Sawit dan Nanopartikel Titania.”

Pangiastika menuturkan, “Kami berharap penelitian ini mampu menghasilkan prototipe produk berupa detergen cair komersial multifungsi yang memiliki kemampuan mengangkat kotoran dengan baik dan mendegradasi sisa polutan organik dalam air hasil cucian. Dengan demikian detergen ini mampu menjadi produk yang ramah lingkungan dan berbasis bahan alam sehingga dapat mengatasi permasalahan lingkungan yang saat ini terjadi di Indonesia.” (RDA)

Check Also

Tlektes Yesparov Riri Fitri Sari

Guru Besar UI Raih Gelar Profesor Kehormatan dari Kazakhstan

Depok – Guru Besar Teknik Komputer Universitas Indonesia (UI) yang juga merupakan seorang ilmuwan teknologi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *