Sabtu , 25 November 2017
Home / Kabar Kampus / Dies Natalis ke-68, UGM Bela Bangsa dan Negara
Universitas Gadjah Mada (UGM)
Universitas Gadjah Mada (UGM)

Dies Natalis ke-68, UGM Bela Bangsa dan Negara

Edupost.id – Dies Natalis ke-68 Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun ini mengangkat tema, Bersama UGM Bela Bangsa dan Negara. Dengan tema ini, UGM bermaksud menegaskan kembali posisinya sebagai lembaga pendidikan yang selalu menanamkan nilai-nilai cinta tanah air dan kebangsaan.

Acara resmi dibuka Rektor Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng kemarin, (29/9) di halaman Balairung. Sebagai bentuk kepedulian pada lingkungan, dilepas berbagai jenis burung, diantaranya burung penthet, jalak suren, kepodang, anis merah dan kacer.

“Dengan tema ini menjadi pengingat bagi kita untuk selalu menanamkan nilai-nilai cinta tanah air melalui ilmu pengetahuan, teknologi serta budaya, dengan berpedoman pada prinsip-prinsip kesetaraan, keadilan dan penghormatan atas segala bentuk kebinekaan yang dimiliki anak bangsa,” kata Ketua panitia Dies Natalis ke-68 UGM, Dr. Harry Supriyono.

Disebutkannya, berbagai kegiatan akan digelar dalam rangka Dies ke-68 UGM, di antaranya seminar dan workshop, Gama Fair, UGM Expo, Indonesian Industry Research Forum (IIRF), kegiatan olah raga, kegiatan sosial, pagelaran budaya, penghargaan insan berprestasi dan UGM Award, Nitilaku Perguruan Kebangsaan dan Puncak Dies ke-68 UGM.

Rektor UGM, Panut Mulyono, mengatakan ‘Bersama UGM Bela Bangsa dan Negara’ merupakan tema yang tepat dalam Dies ke-68 UGM. Tema ini sesuai dengan jati diri Universitas Gadjah Mada sebagai universitas nasional, universitas kebangsaan, universitas Pancasila, universitas kerakyatan dan sebagai pusat kebudayaan.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan UGM dan banyak pihak diharapkan bangsa Indonesia terus menguat dan semakin cepat dalam mencapai kemakmuran. Peran UGM selama ini sangat besar di dalam menjaga keutuhan negara.

“Kami ucapkan selamat Dies ke-68 UGM, untuk kita semua, mudah-mudahan kita semakin bisa memberikan kontribusi yang besar untuk bangsa dan negara, UGM semakin jaya dan Indonesia semakin sejahtera. Kita bisa bekerja bersama-sama secara bersinergi, untuk kejayaan UGM dan untuk kemakmuran bangsa Indonesia,” imbuhnya. (Andi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *