Sabtu , 25 November 2017
Home / Kabar Kampus / Dosen Geografi UGM Raih Penghargaan Internasional
Dosen Geografi UGM Raih Penghargaan Internasional
Dosen Geografi UGM Raih Penghargaan Internasional

Dosen Geografi UGM Raih Penghargaan Internasional

Edupost.id – Dosen Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada, Bachtiar Wahyu Mutaqin, mendapatkan penghargaan internasional Young Geomorphologist Grants Award 2017 dalam 9 International Conference on Geomorphology di New Delhi, India pada 6-11 November 2017.

Ini merupakan penghargaan yang diberikan oleh Asosiasi Geomorfologi Internasional (IAG/AIG) setiap empat tahun sekali kepada para geomorfolog muda berusia kurang dari 35 tahun. Penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas pencapaian akademis dalam bidang geomorfologi.

“Saya sangat bersyukur kepada Tuhan atas kepercayaan yang diberikan oleh AIG,” jelas Bachtiar dalam rilis yang dikirim Rabu (8/11).

Penghargaan diberikan Selasa (7/11) oleh Presiden pada Komite Eksekutif IAG/AIG, Prof. Eric Fouache. Turut mendampingi Wakil Presiden – Komite Eksekutif IAG/AIG, Prof. Mauro Soldati, Sekretaris Jenderal – Komite Eksekutif IAG/AIG, Prof. Sunil Kumar De. Penyerahan penghargaan dilakukan di hadapan 500 peserta konferensi dari berbagai belahan dunia.

Selain Bachtiar, masih ada 21 gemorfolog muda lain yang turut mendapatkan penghargaan bergengsi ini. Mereka berasal dari Brazil, India, Iran, China, Iraq, Ethiopia, Kamerun, Argentina, dan Meksiko.

“Ada 73 aplikasi yang masuk di AIG dan 22 di antaranya terpilih menerima penghargaan ini,” jelas Bachtiar yang saat ini sedang menempuh tugas belajar program doktoral di Ecole Doctorale de Géographie de Paris, Université Paris 1 – Panthéon Sorbonne.

Atas prestasi tersebut, Bachtiar berkesempatan untuk mengikuti Intensive Course for Young Geomorphologists pada 12 – 17 November 2017 di Indian Institute of Remote Sensing, Dehra Dun, India.

 

Check Also

113 Mahasiswa Asia Ikuti ASEAN+3 Youth Cultural Forum di UGM

113 Mahasiswa Asia Ikuti ASEAN+3 Youth Cultural Forum di UGM

Edupost. id – Sebanyak 113 mahasiswa dari 22 perguruan tinggi di kawasan ASEAN, Jepang, China, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *