Senin , 20 Februari 2017
Home / Kabar Kampus / Dosen ITS Ciptakan Alat Pemantau Udara Murah
Alat Pemantau Udara ITS
Alat Pemantau Udara ITS (foto: ITS)

Dosen ITS Ciptakan Alat Pemantau Udara Murah

Edupost.id- Kepala Laboratorium Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Arie Dipareza Syafei dan dua mahasiswanya, Titing Fahriza dan Qory Constantya merancang alat pemantau udara dengan sensor. Setelah dipatenkan, rencananya alat pemantau udara tersebut akan di jual dengan harga yang cukup murah.

“Meskipun harganya jauh lebih murah, alat kami memiliki akurasi hingga 90 %, ujar Arie, Senin (30/1).

Harga alat pemantau kualitas udara sangat mahal, mencapai Rp2 miliar, namun Arie alat buatan Arie hanya dibanderol Rp. 80 juta rupiah. Padahal, alat ini sangat dibutuhkan untuk mengetahui kondisi udara di suatu wilayah, terutama di perkotaan.

dengan penggunaan sensor electrochemical, alat ini sudah mampu membedakan polutan dalam dua jenis gas. Alat ini dapat diakses melalui situs via perangkat masyarakat, hal ini membuat harganya lebih murah dibandingkan dengan pemantau udara lain yang menggunakan sistem gas analyzer.

saat ini, pemantau udara buatan ITS itu memasuki prototipe ketiga, menurut Arie timnya tidak mengalami kendala berat dalam mengembangkan alat tersebut.

Dosen lulusan Hiroshima University itu juga berharap alat pengukur kualitas udara tersebut dapat dipasang di Indonesia.  “Harapannya, alat pengukur kualitas udara ini dapat dipasang di seluruh daerah di Indonesia. Apalagi harganya bisa dibilang lebih terjangkau dibandingkan alat yang saat ini beredar,” pungkas Arie.

Check Also

Tim ITS Raih Juara Nasional

Tim ITS Raih Juara Nasional dengan Eceng Gondok

Edupost.id- Tiga mahasiswa ITS, Muhammad Mualliful Ilmi, Naimatul Khoriroh dan Trisna Bagus Firmansyaah berhasil menorehkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *