Kamis , 23 November 2017
Home / Kabar Kampus / Dua Mahasiswa UGM Ikuti Program Pemuda Mendunia
Dua Mahasiswa UGM Ikut Program Pemuda Mendunia
Dua Mahasiswa UGM Ikut Program Pemuda Mendunia (foto: UGM)

Dua Mahasiswa UGM Ikuti Program Pemuda Mendunia

Edupost.ID – Dua mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), Irvandias Sanjaya (Fakultas Psikologi) dan Mohammad Khotibul Umam (S2 Fisipol) berpartisipasi dalam program Pemuda Mendunia di i Kelang, Malaysia, 10-12 Februari lalu. Bersama dengan 28 pemuda dari berbagai wilayah Indonesia, mereka menjadi tutor atau pengajar dalam program yang diselenggarakan oleh Studec International.

Irvandias mengatakan 30 peserta program ini dipilih dari 2.000 pendaftar dalam serangkaian seleksi. Seleksi dilakukan dengan penilaian esai, motivation letter, dan beberapa dokumen penunjang maupun wawancara.

“Cukup senang dan bangga bisa terpilih mengikuti program pemuda mendunia ini. Di sana kami mengajar sekitar 70 anak-anak Indonesia yang mengalami masalah dalam hal kewarganegaraan yang menyebabkan mereka kehilangan hak atas keamanan dan pendidikan,” ungkapnya, Selasa (14/2).

Irvandias menyampaikan selama mengikuti program tersebut seluruh peserta membantu mengajar anak-anak SD dan SMP di wilayah Kelang, Malaysia. Selain itu, mereka juga melakukan donasi buku kepada anak-anak. Langkah tersebut merupakan salah satu wujud kepedulian mereka terhadap dunia pendidikan.

Mereka berharap dengan donasi tersebut dapat membantu anak-anak yang menempuh pendidikan di sekolah informal. Di wilayah tersebut tidak sedikit anak-anak yang menempuh pendidikan di sekolah informal dan terkadang mendapatkan sebuah razia dari petugas Malaysia setempat. Hal itu sedikit banyak memengaruhi kondisi mental anak-anak.

“Pendidikan yang seharusnya dirasakan oleh setiap anak ternyata belum dapat dirasakan sepenuhnya oleh anak-anak di sana. Sulit mendapat pendidikan yang layak karena persoalan kewarganegaraan,”tuturnya.

Berbagai pengalaman para tutor selama mengikuti program pemuda mendunia di Malaysia ini nantinya akan dituangkan dalam sebuah buku. Melalui buku tersebut diharapkan dapat menginspirasi dan menggerakan generasi muda Indonesia terhadap isu pendidikan terutama untuk anak-anak yang mengalami kesulitan mendapatkan pendidikan akibat permasalahan kewarganegaraan. (Andi)

Check Also

Dosen Geografi UGM Raih Penghargaan Internasional

Dosen Geografi UGM Raih Penghargaan Internasional

Edupost.id – Dosen Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada, Bachtiar Wahyu Mutaqin, mendapatkan penghargaan internasional Young …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *