Sabtu , 21 Oktober 2017
Home / Kabar Kampus / Dua Mahasiswa UNNES Batal Dipolisikan Rektor
Universitas Negeri Semarang (Unnes)
Universitas Negeri Semarang (Unnes)

Dua Mahasiswa UNNES Batal Dipolisikan Rektor

Edupost.id – Dua mahasiswa UNNES, Harist Achmad Mizaki (FT) dan Julio Belnanda Harianja (FH) akhirnya batal dilaporkan ke Polrestabes Semarang. Awalnya kedua mahasiswa ini dilaporkan ke polisi oleh Rektor UNNES atas dugaan mencemarkan nama baik UNNES dan Menristek Dikti Mohamad Nasir.

Rektor UNNES Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum mengaku telah menerbitkan surat rekomendasi pencabutan laporan setelah kedua mahasiswa ini membuat surat permintaan maaf dari keduanya kepada Rektor.

Sebelumnya, dua mahasiswa ini melancarkan kritik pelaksanaan Uang Kuliuah Tunggal (UKT) di kampus ini melalui media sosial. Mereka mengunggah sebuah piagam penghargaan yang dianugerahkan kepada Mohamad Nasir Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi atas capaian telah mencederai semangat asas ketunggalan UKT di perguruan tinggi. Piagam ini ditandatangani oleh presiden BEM KM UNNES.

Julio diduga mencemarkan nama baik UNNES dan Menristekdikti pada platform facebook sedangkan Harits diduga mencemarkan nama baik UNNES dan Menristekdikti pada platform instagram. Dua kejadian tersebut diduga terjadi pada tanggal 7 Mei 2017.

Tindakan ini dianggap pencemaran nama baik oleh rektorat, yang berujung pelaporan kepada Polrestabes Semarang. Menurut Rektor, laporan kepada polrestabes adalah usaha pembinaan karakter mahasiswa untuk menggunakan media sosial secara lebih bijak.

Rektor menegaskan, pihaknya sangat mengapresiasi kritik dan saran mahasiswa yang disampaikan kepada UNNES maupun lembaga lain di Pemerintahan. Namun, mahasiswa tidak boleh melanggar norma dan etika kemahasiswaan pada proses penyampaian kritik tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *