Rabu , 24 Mei 2017
Home / Kabar Kampus / FK UGM Bahas Resistensi Antimikroba dalam ASM
FK UGM Bahas Resistensi Antimikroba dalam ASM
FK UGM Bahas Resistensi Antimikroba dalam ASM

FK UGM Bahas Resistensi Antimikroba dalam ASM

Edupost.ID – Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) akan kembali menggelar Annual Scientific Meeting (AMS). Pada penyelenggara an yang ke 10 tahun ini, AMS mengusung tema “Pencegahan dan Pengendalian Resistensi Antimikroba” pada 4 Maret di FK UGM.

Prof. Dr. dr. Elisabeth Siti Herini, ketua ASM mengatakan,  akhir – akhir ini bakteri dalam tubuh kita makin kebal terhadap antibiotik. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat akan sangat membahayakan kesehatan kita.

ASM 2017, menurut Herini, bertujuan meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan komitmen serta pembuatan rencana aksi untuk mencegah dan mengendalikan resistensi atau kekebalan antimikroba. Panitia akan mengundang berbagai pihak terkait untuk hadir dalam acara ini, termasuk Menteri Kesehatan RI.

“Dalam acara itu kita akan mengundang menteri kesehatan agar nanti dari peraturan menteri ada runtutan sampai ke bawah agar nantinya penggunaan antibiotik ini betul – betul rasional,” ujar Herini di hadapan wartawan saat jumpa pers di Graha Alumni FK UGM Rabu (1/2).

Koordinator Sie Ilmiah, dr. Tri Wibawa menambahkan, pada tahun 2050, prediksi kematian yang berhubungan dengan resistensi antimikroba di Asia menduduki urutan pertama sebesar 4,7 juta per tahun. Posisi berikutnya ditempati oleh Afrika yang diperkirakan akan mencapai angka 4,15 juta per tahun. Penyebab terjadinya resistensi antibiotik secara global karena banyak faktor.

Pada acara ini, akan dipertemukan berbagai pihak terkait kesehatan. Pemerintah sebagai pembuat kebijakan, dokter sebagai pelaksana, dan juga masyarakat. Tri berharap, dipertemukannya berbagai pihak ini umtuk menemukan titik temu penyelesaian masalah berkait resistensi mikroba yang mengancam keselamatan manusia ini.

Tidak hanya itu, dr. Sri Mulatsih menambahkan, AMS akan diisi dengan dua agenda pokok, yakni seminar dan diskusi pokja. “Pertemuan pokja itu semacam workshop. Intinya ASM ini berusaha mewadai beberapa kegiatan ilmiah yang multi disiplin,” ujar dr. Mulat. (Andi)

Check Also

Aplikasi Pasienia UGM Juara Dunia Kompetisi Google

Aplikasi Pasienia UGM Juara Dunia Kompetisi Google

Edupost.id – Aplikasi Pasinea besutan alumni UGM berhasil menjadi  juara dunia dalam kompetisi Google Business Group …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *