Rabu , 24 Mei 2017
Home / Kabar Kampus / Hafidz Quran Bisa Masuk UIN SUKA Tanpa Tes

Hafidz Quran Bisa Masuk UIN SUKA Tanpa Tes

Edupost.Id, Yogyakarta – UIN Sunan Kalijaga (UIN Suka) Yogyakarta sudah meluncurkan Program Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun ini. Kampus ini kembali memberikan kesempatan kepada hafidz Quran untuk menjadi mahasiswa UIN Suka tanpa tes.

Wakil Rektor UIN Suka Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Prof. DR. Sutrisno,M.Ag., menyaratkan, calon mahasiswa yang dapat diterima tanpa tes minimal sudah harus hafal Al Quran 26 juz. Selain hafal Quran, kampus ini juga membuka pendaftaran tanpa tes bagi calon mahasiswa yang pernah menjadi juara Qori Nasional atau Olimpiade Sains Nasional (OSN).

Mahasiswa dari golongan ekonomi lemah juga dapat mendaftar program bidikmisi. Hanya saja untuk dapat memperoleh beasiswa Bidikmisi di UIN, perguruan tinggi islam yang sering disebut kampus putih ini menyaratkan mahasiswa harus terlebih dahulu diterima di UIN melalui jalur apapun. Setelah diterima sebagai mahasiswa, UIN akan melakukan penilaian dari sisi prestasi dan status ekonomi orang tua.

“Bidikmisi syaratnya harus mahasiswa berprestasi dan tidak mampu. Setelah diterima melalui jalur apa saja akan kami verifikasi,” kata Sutrisno.

Dijelaskan Sutrisno, pada PMB tahun ini UIN Suka membuka lima jalur. Kelima jalur itu adalah Seleksi Mandiri, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN), dan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN).

Tahun ini UIN Suka menambah jumlah kuota untuk jalur mandiri. Jika tahun yang lalu kuota jalur ini 20%, maka tahun ini meningkat menjadi 30%. Menurut Sutrisno, peningkatan kuota ini demi meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat Indoesia. Ditambahkan, jumlah kursi jalur mandiri yang disediakan untuk program S1 adalah 803 kursi. Sementara untuk S2 dan S3 masing – masing 1.140 dan 130 kursi. Khusus S2 dan S3 juga dibuka melalui jalur porto folio yang dibuka selama setahun penuh mulai 1 Februari 2016.

Jalur SNMPTN dan SBMPTN hanya mendapat kuota sedikit dibanding jalur lainnya. Jalur SNMPTN membuka kuota 536 kursi, dan SBMPTN membuka kuota 405 kursi.

Kuota yang paling besar dibuka melalui jalur SPAN-PTKIN dan UM-PTKIN. SPAN-PTKIN memiliki kuota 1.082 kursi, sedangkan UM-PTKIN memiliki kuota 618 kursi.

Jalur SPAN-PTKIN dan UM-PTKIN baru akan diluncurkan oleh Kemnterian Agama pada 10 Februari mendatang. Oleh karenanya, belum ada jadwal pasti jalur ini. (Andi)

Check Also

SBMPTN

Pendaftaran SBMPTN Masih Dibuka hingga 9 Mei

Edupost.id – Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) masih dibuka hingga besok, 9 Mei …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *