Sabtu , 25 November 2017
Home / Kabar Kampus / ITB Gelar Pameran dan Seminar Pengembangan Science Technopark
Institut Teknologi Bandung (ITB)
Institut Teknologi Bandung (ITB)

ITB Gelar Pameran dan Seminar Pengembangan Science Technopark

Edupost.id – Institut Teknologi Bandung (ITB) menggelar CEO Summit 2017, sebuah pameran dan seminar pengembangan Science technopark bersama Kalangan Industri dan Pemerintah dalam Meningkatkan Daya Saing Indonesia. Event ini menghadirkan Keynote speaker, Kepala Bappenas Republik Indonesia, yang hadir diwakili oleh Subandi, Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan Bappenas, dan Menteri BUMN Republik Indonesia.

Pembicara dalam seminar CEO Summit adalah Walikota Bandung, Ridwan Kamil, yang kemudian berhalangan hadir dan diwakili oleh Kepala Bappeda Kota Bandung, Lukito Hasta, Direktur Kawasan Science Technopark dan Lembaga Penunjang Lainnya Ristekdikti, Adiyanto P. Adhi, CEO Summarecon, Jerry Soper, Presiden Direktur Ericsson Indonesia dan Timor Leste, Leo Aldianto, Kepala Divisi Innovation Park LPIK ITB, dan Widjaja Martokusumo, Dekan SAPPK ITB. Acara yang diprakarsai oleh Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan (LPIK-ITB) ini berlangsung satu hari di Aula Barat dan Aula Timur.

Suhono Harso Supangkat, Kepala LPIK-ITB, dalam sambutannya memberikan semangat, kepada CEO-CEO muda yang juga turut mengisi stand-stand pameran inovasi, terhadap persaingan bisnis dan usaha membesarkan Start-Up nya masing-masing. Menurut Suhono, banyak hal yang perlu diperhatikan, seperti bagaimana cara membangun kolaborasi yang baik dengan Industri dan Pemerintah, bagaimana menciptakan industri-industri baru yang bisa memberikan nilai tambah bagi kemakmuran bangsa Indonesia, dan bagaimana industri-industri baru tersebut dapat menghilangkan lapangan kerja saat ini, berganti dengan lapangan kerja yang baru.

Jumain Appe, Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Kemenristekdikti mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi di masa depan akan didorong oleh Inovasi. Pertumbuhan ekonomi masa depan juga akan dipengaruhi oleh Artificial Intelligence, dan penggunaan ICT dalam digital ekonomi seperti smart digital untuk transportasi.

Pemerintah melalui Kemenristekdikti sejauh ini telah mengeluarkan kebijakan-kebijakan guna mempercepat inovasi oleh Perguruan Tinggi dan Litbang. Hasil inovasi memiliki kapasitas sebagai sumber inovasi yang akan mendukung dunia industri di masa depan. Perlu adanya wahana yang mengembangkan kawasan yang disebut Science Technopark untuk mendorong lahirnya kreativitas, sinergi dengan sektor lain, menjalin kolaborasi, dan keterbukaan, serta keikutsertaan secara inklusif seluruh stakeholder. (ITB/IK-SS)

Check Also

Jerawat Lari Dilawan dengan 5 Bahan Ampuh Ini

Edupost.id – Bagi sebagian orang, jerawat sering menjadi musuh menyebalkan, terutama bagi kaum wanita. Jerawat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *