Senin , 29 Mei 2017
Home / Kabar Kampus / ITB Juarai ASHRAE International Competition 2016
Institut Teknologi Bandung (ITB)
Institut Teknologi Bandung (ITB)

ITB Juarai ASHRAE International Competition 2016

Edupost.id – ITB berhasil meraih prestasi di ajang ASHRAE International Competition (AIC) 2016. Tim ITB keluar sebagai Juara 2 Applied Engineering Challenge. Mereka terdiri dari Bernard Tristian (Teknik Mesin 2013), Avip Noor Yulian (Teknik Mesin 2013), Daniel Christopher (Teknik Mesin 2013), Dennis Setiawan (Teknik Mesin 2014), dan Victorina Arif (Arsitektur 2013).

Ajang American Society of Heating, Refrigerating, and Air-Conditioning Engineers (ASHRAE) sendiri merupakan asosiasi keprofesian dari Amerika di bidang keinsinyuran. Kali ini khusus untuk kategori Applied Engineering Challenge, ASHRAE mengangkat tema “Think Globally, Act Locally“. ITB menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia yang mendapatkan predikat juara.

Berawal dari masalah pangan, tim ITB merancang pertanian padi di dalam gedung bertingkat khususnya di kota Jakarta melalui penellitiannya berjudul “Low-Energy Paddy Vertical Farming Concept“.

Solusi berupa sebuah gedung berlahan pertanian yang dirancang dengan 10 lantai ditawarkan dengan berbagai detail hasil pemikiran bersama. Tim ITB harus pintar memutar otak agar sistem pencahayaan berjalan optimal. Hal ini akibat seluruh tanaman padi harus mendapat pasokan cahaya matahari sebaga sumber energi yang sama baik di lantai 1 maupun di lantai 10. Bangunan ini dilengkapi lorong cahaya, solar dome (prisma) yang diatur sedemikian rupa agar sudut dan arah sesuai dengan ukuran dome. Pengukuran intensitas cahaya sangat penting pula dalam hal ini. Beberapa detail yang diperhatikan adalah ukuran lumen per hari, ventilasi, air, dan solar cell.

Memastikan ketersediaan air di lantai 10 menjadi tantangan sendiri, belum lagi menyesuaikan ventilasi dan intensitas cahaya yang dioptimalkan bagi atmosfer berpopulasi padat perkotaan.
Dibandingkan pertanian konvensional, penghematan energi dan ruang tetap manghasilkan produktivitas padi yang sama, tidak memerlukan pasokan listrik tambahan. Selain itu, sistem ini diharapkan akan memperpendek rantai distribusi yang berimbas pada penekanan biaya produksi dan menurunkan harga jual.

Predikat Juara 2 membuat tim ITB merebut kesempatan untuk mempresentasikan karya terbaiknya dalam ASHRAE Winter Conference 2017 pada 28 Januari-1 Febuari 2017 di Las Vegas, Amerika Serikat.  (ITB/ IK-SS)

Check Also

kampus-itb

ITB Sediakan 1.644 Kursi melalui Jalur SBMPTN

Edupost.id – Institut Teknologi Bandung (ITB) menyiapkan kuota sebanyak 1.644 kursi untuk mahasiswa baru yang masuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *