Kamis , 29 Juni 2017
Home / Kabar Kampus / ITS Digandeng Pemerintah Aliri Listrik di Papua

ITS Digandeng Pemerintah Aliri Listrik di Papua

SURABAYA – Tahun 2020, Pemerintah Indonesia menargetkan seluruh wilayah di Papua sudah diterangi aliran listrik. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) digandeng pemerintah untuk mewujudkan program tersebut. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atas proyek tersebut dilakukan bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Kamis lalu.

Dalam MoU itu, ITS ikut merencanakan distribusi Liquefied Natural Gas (LNG) untuk tenaga listrik di Papua hingga tahun 2020. Amien Sunaryadi, Kepala SKK Migas menyampaikan, proses pemerataan listrik ke Papua dihadang masalah distribusi LNG yang menjadi sumber tenaga pembangkitnya.

Rektor ITS, Joni Hermana menuturkan, saat ini SKK Migas tengah berusaha menuntaskan masalah distribusi LNG. Karena itu, SKK Migas menggandeng  ITS untuk mengkaji metode yang paling efektif untuk pengiriman LNG. Konsep distribusi yang harus dipikirkan ITS meliputi sarana infrastruktur dan transportasi.

Joni menambahkan, bidang studi yang dilibatkan dalan penyusunan konsep ini juga melibatkan berbagai jurusan di ITS. Seperti Teknik Industri untuk masalah pengiriman logistik, Teknik Kimia, Teknik Fisika, dan Fakultas Teknologi Kelautan.

Bupati Fakfak, Octavianus Mayor menyampaikan, rasa syukurnya atas kerjasama yang dijalin SKK Migas dengan ITS. Ia menerangkan, pembangunan di Fakfak dan daerah lain di Papua selalu terhambat masalah listrik. Padahal, lanjutnya, Papua memiliki potensi alam dan pariwisata yang melimpah.

Mayor menilai, sudah saatnya tenaga ahli ITS turun tangan membantu pembangunan Papua. Menurutnya, pemerintah daerah Fakfak akan mengerahkan segala usaha untuk membantu proses kelancaran program ini. Pihaknya akan menyediakan segala infrastruktur maupun sumber daya manusia yang dibutuhkan. (ITS/IK-SS)

Check Also

Beasiswa S2 di Berbagai Universitas Belgia

Edupost.id – Penawaran beasiswa internasional dari Vlir-Uos bagi pelajar di Asia, Afrika, dan Amerika Latin, termasuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *