Jumat , 26 Mei 2017
Home / Kabar Kampus / Kapal Inovasi Mahasiswa UI Siap Berlaga di Ajang Internasional
Kapal Plat Datar karya Hydros Team UI
Kapal Plat Datar karya Hydros Team UI (foto: Rifelly UI)

Kapal Inovasi Mahasiswa UI Siap Berlaga di Ajang Internasional

Edupost.id, Depok – Tim mahasiswa Universitas Indonesia (UI) berhasil menciptakan  berbagai Kapal Inovasi. Para mahasiswa tersebut tergabung dalam tiga tim yaitu Solar Boat Team (SBT), Hydros Team (HT) dan Autonomous Marine Vehicle Team (AMV). Inovasi ketiga tim itu mengantarkan mereka maju ke ajang kompetisi Internasional di Belanda, Swiss dan Amerika pada Juni mendatang.

Kapal yang akan berlaga dalam kompetisi di Belanda yakni Kapal Jagur (karya SBT), Kapal Plat Datar (karya HT) dan Kapal Makara-06 dan Makara-05 (karya AMV). SBT akan maju berlomba di kompetisi Dutch Solar Challenge di Belanda pada 30 Juni- 9 Juli dengan tema “Panel surya sebagai tenaga alternatif penggerak kapal yang ramah lingkungan”.

Sementara, HT akan mengikuti kompetisi Internasional Hydrocontest 2016 di Swiss pada 24-31 Juli mendatang. Lomba ini mengangkat tema efisiensi energi hull kapal. Sedangkan, tim AMV akan mengikuti AUVSI Roboboat Competition 2016 pada 4-10 Juli 2016 di Virginia Beach, Amerika Serikat. Keunggulan Kapal Bawah laut ini adalah teknologi tanpa awak.

Kapal Jayasatria Garuda atau disingkat Jagur mengusung konsep sumber energi terbarukan dan teknologi ramah lingkungan dengan memakai tenaga matahari sebagai penggerak kapal. Salah satu anggota SBT, Pradhana Sadhu menuturkan, “kami yakin kombinasi desain kapal tradisional Indonesia dan pengembangan hull design yang digunakan untuk Dutch Solar Challenge, akan menghasilkan kapal yang ringan, bermanuver baik dan rendah resistensinya.”

Kemudian, Kapal Plat Datar yang merupakan kapal dengan inovasi baru yang mampu bergerak cepat, mengangkat beban yang berat dengan efisiensi yang tinggi. Menurut salah satu anggota HT, Rara Rahil, “kapal plat datar dalam manufacturing-nya menggunakan alumunium atau baja tanpa bending. Dari segi stabilitas, konsep ini sangat baik sehingga mampu mengangkut beban yang berat dan mengurangi luasan permukaan yang basah sehingga menekan jumlah hambatan yang diterima kapal.”

Sedangkan, kapal Makara-06 atau Drone Bawah Laut merupakan kapal tanpa awak pertama dengan konsep hybrid yaitu ROV (Remotely Operated Vehicle) dan AUV (Autonomous Underwater Vehicle). Salah satu tim AMV, Zulfah menyebutkan, “Makara-06 dan Makara-05 dirancang untuk misi yang spesifik, yaitu sebagai pengganti kerja manusia di permukaan maupun dalam air guna menunjang aktivitas di bidang seperti keamanan, penelitian bawah laut, serta penanganan bencana sehingga bermanfaat untuk negeri kita sendiri.” (UI/IK-SS)

Check Also

SBMPTN

Pendaftaran SBMPTN Masih Dibuka hingga 9 Mei

Edupost.id – Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) masih dibuka hingga besok, 9 Mei …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *