Minggu , 26 Maret 2017
Home / Kabar Kampus / Kapal Tenaga Surya Karya ITS Siap Berlaga di Belanda
Institut Teknologi Surabaya (ITS)
Institut Teknologi Surabaya (ITS)

Kapal Tenaga Surya Karya ITS Siap Berlaga di Belanda

Edupost.id – Satu lagi karya anak bangsa yang diakui internasional, kali ini berasal dari ITS. Mahasiswa yang tergabung dalam tim Marine Solar Boat (MSB) ITS tersebut akan berlaga pada Dutch Solar Challenge (DSC) 2016 di Belanda dengan karyanya, kapal tenaga surya Jalapatih 2.

Kompetisi DSC 2016 akan berlangsung selama delapan hari mulai Sabtu (2/7) mendatang. Kompetisi dua tahunan tersebut akan mempertemukan 39 peserta dari sebelas negara. Berbekal pengalaman Jalapatih 1 yang juga berlaga pada 2014 lalu, tim MSB menaruh harapan besar dapat menyumbang gelar juara untuk ITS tahun ini.

“Untuk lomba ini, tim kami sudah terbentuk sejak 2014. Berbagai persiapan telah kami lakukan. Kapalnya juga sudah dikirim ke Belanda sebulan lalu,” jelas public relation tim MSB, Sekar AH.

Kapal ini sudah diuji sebanyak sepuluh kali. Sekar mengaku beberapa kendala sempat muncul dalam masa uji coba tersebut. “Terkadang sistem kelistrikannya putus sehingga tidak berfungsi. Setirnya juga sempat susah dikendalikan,” ungkap Sekar. Namun, lanjut Sekar, masalah tersebut justru menyempurnakan kapalnya karena saat ini telah sukses diatasi.

Sejumlah kendala sempat membuat khawatir tim MSB, diantaranya adalah intensitas sinar matahari di Belanda dan proses bongkar muat kapal yang akan membutuhkan banyak tenaga. “Kami juga masih berharap kecepatan Jalapatih 2 bisa lebih dari kecepatan maksimal yang pernah kami buktikan,” tutur mahasiswi Teknik Sistem Perkapalan ini.

Walau demikian, tim MSB tetap mengaku optimis. Berbekal persiapan yang matang, tim MSB berharap tantangan tersebut dapat diatasi. “Insya Allah kami sudah siap berkompetisi,” terang Sekar. (ITS/IK-SS)

Check Also

Berkat Eceng Gondok, Mahasiswa ITS Raih Best Paper

Berkat Eceng Gondok, Mahasiswa ITS Raih Best Paper

Edupost.id – Tiga mahasiswa ITS berhasil mengantongi predikat Best Paper dalam Seminar Nasional Pengkajian dan Penerapan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *