Kamis , 23 Maret 2017
Home / Kabar Kampus / Kapal Tim AMV UI Juara Ke-5 Roboboat di Amerika
Kapal-Tim-AMV-UI-Juara-Ke-5-Roboboat-di-Amerika
Tim AMV UI di Amerika. (Foto: ui)

Kapal Tim AMV UI Juara Ke-5 Roboboat di Amerika

Edupost.id – Teknologi kapal tanpa awak karya tim Autonomous Marine Vehicle Team Universitas Indonesia (AMV UI) meraih juara kelima pada ajang kompetisi kapal 9th International Roboboat Competition, Virginia Beach, Amerika. Kapal diberinama Makara-05 (drone permukaan laut) dan Makara-06 (drone bawah laut) berlaga pada beberapa waktu yang lalu.

“UI berhasil mengungguli tim dari University of Michigan, AS, University of Ulsan, Korea Selatan dan Embry-Riddle Aeronautical University, AS,” ujar Kepala Humas dan KIP UI, Rifelly Dewi Astuti dalam siaran pers.

Keunggulan kapal, lanjutnya, terletak pada manuverability (kemampuan bermanuver) dan kecepatan kapal serta kemampuan merekam gambar, video serta deteksi bentuk di permukaan maupun bawah laut. Dengan kemampuan tersebut, ke depannya, kedua kapal itu dapat dimanfaatkan sebagai pengganti kerja manusia di permukaan maupun dalam laut guna menunjang aktivitas di bidang seperti keamanan, penelitian bawah laut, serta penanganan bencana sehingga bermanfaat untuk negeri.

“Dalam kompetisi ini ada 2 tahap penilaian yaitu static judging dan performance/dynamic robot. Pada tahapan static juding, kemampuan akademis dan pemahaman teknikal yang mendalam menjadi penilaian utama dan dipresentasikan di hadapan para Juri yang berasal dari Naval Sea Systemnya Command (NAVSEA), Ocean Naval Research (ONR) dan organisasi Naval lainnya,” tuturnya.

Rifelly mengungkapkan, terdapat sejumlah komponen penilaian yaitu Penulisan Jurnal, Kualitas Materi Jurnal, Fisik Kapal, Tayangan Video, Website, Social media, Techical academic oral presentation, Inspeksi robot dan Team interview. Pada tahapan Performance Robot, para kontestan diminta untuk menunjukkan kemampuan kapal dalam menyelesaikan lima misi kompetisi, yaitu Navigasi, Penghindaran Rintangan (obstacle avoidance), Berlabuh Otomatis (automated docking), Mendeteksi Frekuensi Bawah Air (Pinger Location) dan Meluncurkan kapal selam untuk merekam gambar bawah air (Interoperability Challenge).

Sementara itu, Ketua AMV UI Zulfah Zikrina, sempat mengalami kendala gangguan sinyal saat disana. “Kendala teknis pada tahap robot performance. Hardware kami mengalami gangguan signal dikarenakan faktor lingkungan dimana jumlah satelit yang kami dapatkan di US lebih sedikit dibandingkan saat di Indonesia sehingga kami harus melakukan pemrograman ulang terhadap sistem Makara-05 dalam waktu yang sangat terbatas,” jelasnya.

Zulfah menambahkan, permasalahan tersebut dapat dipecahkan dengan adanya kerjasama tim yang baik dan berhasil menghantarkan AMV UI menyelesaikan misi perlombaan. Hal itu menunjukkan bahwa tim Indonesia mampu mengungguli kampus-kampus terkemuka dunia dalam ajang kompetisi bergengsi ini. (UI/Nisa)

Check Also

Kampus dari Indonesia Masuk Jajaran Top 50 Populer Asia

Kampus Indonesia Masuk Jajaran Top 50 Asia

Edupost.id- Sebanyak dua universitas dari Indonesia mendapat peringkat tertinggi di dunia internet yakni, Universitas Indonesia …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *