Minggu , 21 Oktober 2018
Home / Kabar Kampus / Karya Ilmiah Mahasiswa Ini Teraplikatif di IMGI Conference
Universitas Gadjah Mada (UGM)
Universitas Gadjah Mada (UGM)

Karya Ilmiah Mahasiswa Ini Teraplikatif di IMGI Conference

Edupost.id – Karya ilmiah karya mahasiswa UGM berhasil memperoleh predikat juara pada kategori Paper teraplikatif pada ajang IMGI Scientific Conference 2018 pada Sabtu, (17/3) di Panderman Hill, Kota Batu.

Konferensi yang diadakan oleh Ikatan Mahasiswa Geodesi Indonesia (IMGI) ini mengusung tema “Realisasi Keilmuan Geospasial sebagai Strategi dalam Menghadapi Problematika Sosial”. Konferensi ini juga menjadi ajang mahasiswa seluruh Indonesia untuk mencurahkan gagasan-gagasan kreatifnya di bidang geospasial melalui karya ilmiah.

Tim UGM terdiri atas Yuri Gama Rivandi (Teknik Geodesi 2014), Febriananda Ladivanov (Teknik Geodesi 2014), dan Muhammad Naufal Abiyyu (Ilmu Komputer 2014). Pada forum tersebut mengusung ide berjudul “Pemanfaatan Sistem Informasi Geospasial Berbasis Web dalam Pembuatan Portal Produk Desa Indonesia (ProDesa) untuk Mendukung Terciptanya One Village One Product .”

Sebelumnya, dari sekian banyak paper, terpilihlah tujuh tim dengan karya ilmiah terbaik yang berkesempatan untuk melakukan presentasi di hadapan dewan juri. Ketujuh karya ilmiah ini berasal dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Nasional (ITENAS) Bandung, Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Universitas Lampung (UNILA), Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta, dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Yuri Gama Rivandi dari UGM menjelaskan bahwa ide dan gagasan karya ilmiah tersebut berawal dari keinginan untuk mengoptimalkan program One Village One Product dengan memanfaatkan Sistem Informasi Geospasial.

“Tim UGM sepakat untuk menciptakan suatu portal berisikan produk-produk desa yang diharapkan kelak dapat dipasarkan dan bersaing di dunia maya,” tutur Yuri, Rabu (21/3).

Ditambahkan, portal itu berisikan peta Indonesia dengan batas-batas desa dan dilengkapi data atribut desa, khususnya data produk unggulan hasil masing-masing. Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (SIG) berguna untuk membantu dalam memperkirakan potensi dari suatu desa serta dapat digunakan juga untuk menghitung cost dari suatu produk berdasar jarak.

“Portal ini nantinya dapat dikelola oleh organisasi desa, seperti PKK dan Pemuda Karangtaruna yang memiliki akses untuk dapat memperbarui informasi produk-produknya secara berkala,” jelas Yuri.

Check Also

8.322 Maba UGM Ikuti PPSMB Tahun Ini

UGM Terima 2.141 Calon Mahasiswa Jalur SNMPTN

Edupost.id – Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Kemahasiswaan (PPK) UGM, Djagal Wiseso Marseno mengatakan, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

=[Tutup Klik 2x]=