Sabtu , 21 Oktober 2017
Home / Kabar Kampus / Kedokteran Hewan UB Ciptakan Terapi Sedot Lemak Kucing
Kucing
Ilustrasi. Kucing (pixabay doc)

Kedokteran Hewan UB Ciptakan Terapi Sedot Lemak Kucing

Edupost.id  – Kucing yang menderita obesitas memiliki resiko penyakit komplikasi metabolic seperti penyakit jantung, penyakit gangguan liver, diabetes mellitus, gagal ginjal dan osteoporosis sehingga akan membebani pemilik kucing. Karena itu Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya melakukan sebuah penelitian inovasi terapi pada kucing Obesitas  melalui terapi Sedot Lemak (Liposuction).

Tim Penelitian yang terdiri atas drh. Fajar Shodiq Permata, M.Biotech, drh. Ajeng Aeka N., M.Sc dan drh. Dodik Prasetyo, M.Vet dibantu dengan sembilan mahasiswa FKH UB tingkat akhir melakukan penelitian pengaruh Sedot Lemak pada Kucing sebagai salah satu inovasi terapi untuk kucing obesitas dengan melihat beberapa parameter kimia darah terkait resiko beberapa penyakit metabolik.

Parameter resiko penyakit jantung melalui pemeriksaan kolesterol, lemak, HDL dan LDL. Parameter resiko penyakit gangguan liver melalui pemeriksaan ALT, ALP, Total Protein, Kadar Bilirubin dan GGT.

Parameter resiko penyakit Diabetes Mellitus seperti Kadar Glukosa, dan Enzim Amylase. Parameter resiko penyakit ginjal meliputi Kadar Ion Na+, ion K+, BUN, Kreatinin. Parameteri resiko penyakit osteoporosis yaitu Kadar Kalsium dan Fosfor.

Metode Sedot Lemak yang digunakan berupa operasi pada daerah perut kucing dengan kucing dianestesi terlebih dahulu, kemudian lemak daerah perut diambil sebanyak 1% dari berat badan dengan sayatan yang pendek (1 cm). Pengukuran  kimia darah dilakukan sebelum operasi sedot lemak, lalu 3 hari pasca operasi dan 10 hari pasca operasi dan 17 hari pasca operasi.

Hasil akhir penelitian ini diharapkan terapi sedot lemak pada kucing bisa menurunkan resiko penyakit komplikasi metabolik akibat obesitas pada kucing.

Check Also

Tas Pencegah Asma Inovasi UB Raih Emas di Malaysia

Tas Pencegah Asma Inovasi UB Raih Emas di Malaysia

Edupost.id – Tim Universitas Brawijaya (UB) berhasil meraih medali emas dalam kompetisi i-EIE (international Eureka Innovation …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *