Jumat , 20 Oktober 2017
Home / Kabar Kampus / Kondisi 19 Mahasiswa IPB Membaik

Kondisi 19 Mahasiswa IPB Membaik

Edupost.ID, Bogor – Kondisi mahasiswa IPB yang terkena Hepatitis A mulai membaik. Sembilan belas orang dari tiga puluh dua orang sudah dipulangkan. Sementara tiga belas orang lainnya masih dalam perawatan di RS Karya Bhakti Pratiwi dan RS Medika Dramaga.

“Sampai saat ini datanya masih kita himpun. Dari yang 32 ini dari berbagai departemen. Satu orang dari asrama sisanya anak kos,” ujar Yatri Indah Kusumastuti, Kepala Biro Hukum, Promosi dan Hubungan Masyarakat IPB kepada Edupost.ID, (14/12).

Menurut Yatri, pihak kampus dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bogor masih menelusuri penyebab mahasiswanya terjangkit virus Hepatitis A. Meskipun agak sulit karena gejala dari penyakit ini baru akan muncul setelah dua minggu terjangkit. Gejalanya berupa mual, pusing, badan tidak nyaman dan mata kuning. Ketika ditanya oleh pihak kampus mereka tidak ingat tempat mereka makan sebelumnya.

“Karena kondisinya luar biasa, kami akan menanggung semua biayanya. Jadi ga usah khawatir, kemarin kami juga sudah melakukan pemeriksaan masal, kami mendeteksi dini agar tidak terlambat. Jika memang terjangkit, kita masukan ke rumah sakit tanpa harus mikir biaya, apalagi yang jauh dari orangtuanya,” tambah Yatri.

Yatri menjelaskan virus Hepatitis A menyebar melalui air dan makanan sehingga harus memperhatikan tingkat kebersihan makanan, tempat makan dan tempat tinggal mereka. Mereka juga bisa terjangkit karena musim penghujan tiba. Air tanah akan naik, sementara jarak antara sumur dan septikteng di kos tidak memenuhi standar. Standar jaraknya harus sepuluh meter.

Sampai saat ini pihak IPB masih belum melakukan pertemuan dengan masyarakat sekitar kampus. “Kami masih mengurusi anak-anak. Jadi sabtu dan minggu kemarin kami adakan pemeriksaan masal agar tidak ada yang terlambat jika terinfeksi. Besok kami akan mengadakan rapat dengan pemerintah daerah dan Dinkes,” terang Yatri.

Yatri berharap bahwa dengan adanya kejadian ini akan menjadi bahan introspeksi bagi pihak kampus. Selain itu pihak kampus dan Dinkes juga bisa membina UKM pangan. Mereka bersama menata lingkungan dengan baik. Mendorong para pedagang agar lebih bersih dan hati-hati sehingga kejadian tersebut tidak terjadi lagi. (Nisa)

Check Also

menumbuhkan minat baca pada anak

Ingin Anak Anda Hobi Membaca? Ikuti Langkah Ini

Edupost.id –  Semua orangtua tentu menginginkan hal terbaik untuk masa depan buah hatinya. Memiliki kebiasaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *