Senin , 29 Mei 2017
Home / Kabar Kampus / Kulit Bersih Cerah dengan Krim Karya Mahasiswa IPB
nano-lightening-cream-ipb
Kulit Bersih Cerah dengan Nano Lightening Cream karya Mahasiswa IPB

Kulit Bersih Cerah dengan Krim Karya Mahasiswa IPB

Edupost.id, Bogor – Berbagai upaya dilakukan perempuan  untuk mendapatkan kulit bersih, sehat dan cerah. Hal itu yang melatarbelakangi empat mahasiswa Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor (FMIPA-IPB) membuat inovasi kosmetik berupa krim pencerah kulit, Nano Lightening Cream berbahan aktif inhibitor tirosinase dari limbah buah langsat.

Keempat mahasiswa yakni Fitri Fauziah, Asma Hanifah, Annisa Tsalsabila, dan Rudi Sagala. Fitri mengungkapkan, alasan pembuatan krim tersebut karena melihat banyak perempuan yang ingin memiliki kulit  bersih, sehat dan cerah namun malah menggunakan kosmetik berbahan aktif berbahaya.

Ia berharap, lahirnya penelitiaan ini mendorong agar masyarakat dapat memilih produk yang tepat dan asli Indonesia salah satunya dengan penggunaan bahan organik seperti ekstrak langsat.

“Kami menggunakan langsat dari Desa Punggur, Kalimantan Barat. Selama ini Desa Punggur menjadi sentra langsat. Total produksi 7.250 ton per pohon pada tahun 2010. Yang kami lakukan ini merupakan langkah awal memanfaatkan langsat sebagai salah satu kekayaan alam Indonesia,” papar Fitri.

Langsat dipilih karena berdasarkan penelitian, ekstrak kulit langsat ternyata mampu menyerap sinar ultraviolet (UV). Sinar UV sering menyebabkan efek pencoklatan pada kulit. Kemampuan ektsrak langsat menyerap sinar UV dapat menghalangi UV masuk lapisan kulit lebih dalam.

Keunggulan inovasi Nano Litghtening Cream  ini adalah ukurannya yang dibuat dalam bentuk nanometer (10-9 m). Semakin kecil ukurannya maka harapannya ekstrak langsat  berinteraksi lebih banyak dan luas sehingga lebih efektif sebagai agen pencerah wajah. Selain itu,  menurut beberapa responden kelebihan krim ekstrak langsat Nano Lightening Cream ini adalah lebih cepat meresap dikulit dan tidak berbau karena tidak ada penambahan parfum pada krim.

“Belum banyak penelitian tentang pengaruh ukuran ekstrak langsat terhadap pengaruh kerja kosmetik tersebut. Menurut kami, hal ini penting karena masyarakat perlu tahu bahwa Indonesia memiliki kekayaan alam dan mampu mengolahnya sehingga dapat bersaing dengan luar negeri,” lanjut Fitri.

Saat ini, Fitri dan tim sedang mengembangkan Nano Lightening Cream dan diikutsertakan dalam Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) bidang penelitian dengan dosen pembimbing Dr. Siti Nikmatin. (IK-SS)

Check Also

Institut Pertanian Bogor (IPB)

IPB Terima 2.172 Mahasiswa Baru Jalur SNMPTN

Edupost.id – Institut Pertanian Bogor (IPB) menerima 2.172 mahasiswa baru program sarjana jalur Seleksi Nasional …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *