Jumat , 24 November 2017
Home / Kabar Kampus / Lulusan UGM harus Berperan bagi Kemajuan Bangsa
8.322 Maba UGM Ikuti PPSMB Tahun Ini
8.322 Maba UGM Ikuti PPSMB Tahun Ini (UGM dok.)

Lulusan UGM harus Berperan bagi Kemajuan Bangsa

Edupost.id – Rektor Universitas Gasdjah Mada (UGM), Panut Mulyono berharap, lulusan UGM nantinya mampu berperan besar bagi kemajuan bangsa dan mampu bekerja untuk kemanusiaan. Anak – anak muda sebagai intelektual bangsa harus terus berjuang mengisi pembangunan lewat hasil karya inovasi masing-masing. Ini dikatakan Panut pada acara wisuda program Sarjana dan Diploma, (23/8) di Grha Sabha Pramana UGM.

“Bukan tugas kita untuk sekedar mengeluh dan membenci, tapi selalu memiliki kepedulian dan semangat untuk membangun. Segala sesuatu yang perlu yang kiranya harus dibenahi dan dikerjakan selayaknya mampu untuk diisi dengan berbagai inovasi dan kebaikan,” tegasnya

Menurut Rektor, setelah 72 tahun merdeka, cita-cita bangsa untuk mewujudkan rakyat yang adil dan makmur masih belum tercapai. Untuk itu, peran generasi muda untuk terus berinovasi sangatlah dibutuhkan oleh bangsa ini. Tidak cukup dengan inovasi di bidang iptek dan seni, imbuh Rektor, karya inovasi juga perlu dilakukan di bidang sosial.

“Iptek memang bisa membawa bangsa kita hebat, bisa maju dan disegani, namun tanpa inovasi di bidang sosial, maka perkembangan teknologi yang berkembang itu tidak bisa terkendali sehingga mampu merugikan negara kita, karenanya keduanya harus berjalan seimbang dan bersinergi,” katanya.

Pada wisuda hari ini, UGM mewisuda 1.729 lulusan program Sarjana dan Diploma, terdiri 1.146 lulusan sarjana dan 583 lulusan Diploma. Jumlah wisudawan sarjana yang predikat cumlaude sebanyak 827 lulusan atau 36,13 % sedangkan program Diploma sebanyak 467 lulusan atau 40,33 %.

Peraih nilai IPK tertinggi S1 diraih Yulisyah Putri Daulay dari prodi Teknik Industri, Fakultas Teknik dan Raissa Yurizzahra Azaria Harris dari prodi ilmu hukum Fakultas Hukum yang lulus dengan IPK 3,99. Sedangkan peraih IPK tertinggi D3 diraih Yoga Cahya Mahardika dari D3 Kesehatan Hewan, Sekolah Vokasi, yang lulus dengan IPK 3,97.

Lulusan tercepat untuk program S1 diraih oleh Yerikho Setyo Adi dari prodi Hubungan Internasional Fisipol yang lulus dalam dalam waktu 3 tahun 2 bulan 24 hari. Untuk jenjang Diploma diraih Ismiyati Fauziah dari D3 Agroindustri, Sekolah Vokasi yang menyelesaikan studi pada waktu 2 tahun 7 bulan. (Andi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *