Selasa , 18 Desember 2018
Home / Kabar Kampus / Lulusan UGM Tetap Berinovasi di Era Revolusi Industri Ke-4
Universitas Gadjah Mada (UGM)
Universitas Gadjah Mada (UGM)

Lulusan UGM Tetap Berinovasi di Era Revolusi Industri Ke-4

Edupost.id – Rektor Universitas Gadjah Mada, Panut Mulyono berharap, para lulusan UGM terus menjaga semangat berinovasi dalam menjalani jenjang karier. Terlebih, di era revolusi industri 4,0 yang memasuki era digital, akan mulai menggeser peran manusia di dunia industri, karena tugas manusia diganti oleh mesin.

Hal itu dikatakan Panut di hadapan 1.648 wisudawan lulusan sarjana dan diploma UGM di Grha Sabha Pramana, Rabu (21/2). Menurutnya, era saat ini menekankan pada pola digital economy, artificial intelligence, big data, robotic, dan berbagai sistem informasi yang mengalami disrupsi.

Kemajuan ini membuat berbagai aktivitas menjadi lebih praktis, cepat, dan mudah. Namun begitu, disrupsi teknologi juga memberikan tantangan bagi lulusan perguruan tinggi karena banyaknya pekerjaan yang tergantikan oleh mesin.

“Hal ini menjadi tantangan tersendiri karena pekerjaaan yang sekarang tengah digeluti oleh para pekerja, bankir, dan dan dosen mungkin sebentar lagi akan berganti bentuk,” katanya.

Bukan hanya di kalangan para lulusan perguruan tinggi, kata Rektor, para pengusaha mengalami hal yang serupa agar tetap bisa bertahan dalam kompetisi bisnis yang semakin ketat.

Menurut Rektor, ada dua pilihan yang bisa dihadapi dan diambil oleh lulusan perguruan tinggi. Mereka beradapatasi dan mulai berinovasi atau tetap bertahan pada kondisi sekarang dengan risiko sistem yang digunakan akan menjadi usang dan tergeser oleh kemauan zaman.

Menghadapi perubahan zaman, menurut Panut, UGM mengedepankan semangat socioentrepreneur, terus bergerak maju searah dengan perkembangan zaman dengan berbagai inovasi dalam mendidik mahasiswa serta membekali mereka dengan kemampuan yang dibutuhkan.

Pada wisuda kali ini, UGM mewisuda 1.648 orang yang terdiri dari 1.382 lulusan sarjana dan 266 lulusan diploma. Dari wisudawan itu, sebanyak 410 orang atau 29,66 % berpredikat cumlaude untuk program sarjana. Sedangkan untuk program diploma sebanyak 1 orang.

Sementara lulusan dengan IPK tertinggi diraih oleh Mahdya Isyah Putra Sihite dari Prodi Hukum, Fakultas Hukum yang lulus dengan IPK 3,99. Di jenjang diploma, IPK tertinggi diraih Mar’atus Solikhah dari Prodi D3 Bahasa Korea yang lulus dengan IPK 3,82. (Andi)

Check Also

8.322 Maba UGM Ikuti PPSMB Tahun Ini

UGM Terima 2.141 Calon Mahasiswa Jalur SNMPTN

Edupost.id – Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Kemahasiswaan (PPK) UGM, Djagal Wiseso Marseno mengatakan, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

=[Tutup Klik 2x]=