Kamis , 25 Mei 2017
Home / Kabar Kampus / Mahasiswa Australia Terpikat dengan Pesona Batik Indonesia

Mahasiswa Australia Terpikat dengan Pesona Batik Indonesia

Edupost.id – Kangan Institute Australia mengirimkan sebelas mahasiswa Textile and Fashion untuk belajar batik. Mereka berkolaborasi dengan Program Studi Pendidikan Teknik Busana Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (FT UNY) dalam pengembangan desain batik serta eksplorasi potensi bisnis batik Indonesia di dunia internasional.

Senior educator dari Kangan Institute, Megan Kirkham yang mendampingi para mahasiswa, menyampaikan bahwa selama sekitar dua minggu, pihaknya berharap mahasiswa dari Kangan dapat meningkatkan keterampilan dan menambah pengetahuan tentang teknik desain batik karena saat ini batik kian populer di fashion tingkat dunia.

“Kami ingin belajar tentang kekayaan bahan lokal Indonesia serta berkolaborasi dengan mahasiswa Busana FT UNY guna menghasilkan desain koleksi busana berbahan batik untuk pasar internasional,” terang Megan. Menggunakan bahan dasar batik dengan sentuhan gaya fashion Australia, saya kira akan menjadi perpaduan yang sangat menarik,” ucap Megan.

Tidak bisa dipungkiri, sejak diakui sebagai warisan budaya tak benda oleh badan PBB untuk Pendidikan, Ilmu, dan Budaya atau UNESCO atau Representative List of Intangible Cultural Heritage-UNESCO pada 2009, batik kian hari makin terkenal dan telah memikat pasar internasional, seperti Australia Belanda, Prancis dan negara – negara lainnya.

Batik yang awalnya lebih populer di Jawa khususnya batik Yogyakarta, Solo dan Pekalongan kini telah berkembang dan menyebar hingga seluruh provinsi di Indonesia. Masing-masing daerah mulai menggali kembali corak spesifik dan unik sesuai dengan budayanya.

Wakil Dekan I FT UNY, Moh. Khoirudin mengungkapkan bahwa batik adalah warisan budaya milik Indonesia, sehingga saudara sekalian akan belajar tidak hanya sebatas proses pembuatannya namun juga filosofi yang terkandung didalamnya”, ungkapnya.

“Tentu kolaborasi ini juga menjadi salah satu bentuk pelestarian batik dimana maraknya teknik printing dalam industri tekstil telah mengurangi kaidah-kaidah dalam seni membatik,” ucap Khoirudin. (UNY/IK-SS)

 

 

Check Also

Onde-onde Lele Kreasi Mahasiswa UNY

Lezatnya Onde-onde Lele Kreasi Mahasiswa UNY

Edupost.id – Tim mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) membuat terobosan cara pengolahan lele yang berbeda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *