Selasa , 25 Juli 2017
Home / Kabar Kampus / Mahasiswa IPB Ubah Energi Buangan Jadi Penggerak Blower
Institut Pertanian Bogor (IPB)
Institut Pertanian Bogor (IPB)

Mahasiswa IPB Ubah Energi Buangan Jadi Penggerak Blower

Edupost.id – Tim Program Kreativitas Mahasiswa, Institut Pertanian Bogor (PKM) berhasil memanfaatkan energi panas terbuang dari tungku pabrik tahu menjadi energi mekanis penggerak peralatan elektrik atau blower. Tim ini terdiri dari Qouamunas Tsani Nuargimah, Muhammad Rivan Ghoisy Indrie Noerlianti, Muhammad Nurul Aazim Al Fauri dan Nurlela.

Nuargimah menjelaskan, proses pembuatan tahu pada tahapan perebusan dan pewarnaan alami menggunakan kompor berbahan bakar kayu bakar. Desain tungku yang kurang baik menyebabkan panas yang dihasilkan tidak semuanya terpakai untuk merebus. Beberapa panas hilang dan terbuang ke lingkungan sekitar tungku.

“Kami memanfaatkan energi panas terbuang dari tungku untuk menghasilkan energi mekanis penggerak blower.  Energi panas yang dikonversi menjadi mekanis untuk menggerakkan blower pada tungku. Konversi tersebut menggunakan mesin pembakaran luar, stirling engine,” papar Nuargimah.

Lebih lanjut Nuargimah menjelaskan, stirling engine adalah salah satu external combustion engine yang menggunakan udara atau gas sebagai fluida, bekerja menggunakan siklus peredaran termodinamika. “Penerapan teknologi ini mampu menggantikan penggunaan listrik pada blower yang biasa digunakan oleh mitra yaitu produsen tahu tempat kami meneliti,” ujar Mahasiswa Departemen Teknik Mesin dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, IPB tersebut.

Dengan adanya blower stirling ini maka mitra dapat menurunkan biaya variabel produksi dan meningkatkan keuntungannya. Selain itu, mesin ini dapat memecahkan permasalahan energi panas terbuang dari tungku mitra pabrik tahu tersebut di Usaha Kecil Menengah (UKM) produksi tahu atau  UKM lain yang menggunakan tungku pembakaran biomassa. (IK-SS)

Check Also

Achmad Solihin, Peraih Student AwardSchweighofer Prize 2017

Achmad Solihin, Peraih Student AwardSchweighofer Prize 2017

Edupost.id – Achmad Solikhin, mahasiswa Fakuktas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (IPB) memenangkan Student AwardSchweighofer Prize 2017, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *