Selasa , 24 Januari 2017
Home / Kabar Kampus / Mahasiswa UB Ubah Ampas Tebu Jadi Bahan Bakar
unbraw
Universitas Brawijaya (Unbraw)

Mahasiswa UB Ubah Ampas Tebu Jadi Bahan Bakar

Edupost.id – Limbah sisa pengolahan tebu yang menumpuk dapat mencemari lingkungan. Melihat permasalahan itu, lima mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (UB) mengolah limbah ampas tebu menjadi bahan bakar. Mereka memanfaatkannya sebagai bahan baku pembuatan semikonduktor, salah satu komponen penyusun solar cell.

Kelima mahasiswa itu ialah Dina Kamila, Evtriyandani, Amala Kusumaputri, Nia Maya Khoiruzad dan Putri Ayunda.

Baca juga: My Car Karya Mahasiswa UB Raih Juara 1 se-Asia

Ampas tebu diketahui memiliki kandungan silika yang cukup tinggi yaitu sekitar 73,5 %. Limbah ampas tebu kemudian diolah melalui tahapan proses pemurnian silika dengan menggunakan HCl (Asam Klorida) dan H2SO4 (Asam Sulfat). Selanjutnya dilakukan proses pereduksian silikon dari silika dengan menambahkan Mg (Magnesium).

Tahapan terakhir adalah proses pemurnian silikon dengan menggunakan HCl (Asam Klorida), CH3COOH (Asam Asetat) dan HF (Asam Fluorida). Hasil akhir dari proses pemurnian kemudian dikarakterisasi dengan uji  XRD (X-Ray Diffraction) dan uji XRF (X-Ray Fluorescence).

Hasil yang didapatkan menunjukan bahwa setelah melalui proses pemurnian unsur Si yang diperoleh adalah yang  paling besar yaitu mencapai 97,6% dengan bentuk amorf. Hal ini membuktikan bahwa pemanfaatan ampas tebu ini sangat potensial untuk dijadikan bahan baku semikonduktor dilihat dari bentuk serta kemurnian silikon yang dihasilkan sangat tinggi.

Dengan menambahkan teknologi pemurnian yang lebih canggih tentunya dapat dijadikan peluang bagi pelaku industri dalam mengembangkan pembuatan semikonduktor karena selain dapat meminimalisir limbah juga dapat menurunkan biaya produksi. (IK-SS)

Check Also

Institut Pertanian Bogor (IPB)

Silvator Alat Pelubang Inovasi Mahasiswa IPB

Edupost.ID- Silvator sebuah alat pelubang tanah bermotor menorehkan prestasi pertamanya dengan terpilih sebagai peringkat pertama diantara 12 …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *