Selasa , 25 Juli 2017
Home / Kabar Kampus / Mahasiswa UGM Bantu Tenaga Medis dengan Visiovein

Mahasiswa UGM Bantu Tenaga Medis dengan Visiovein

Edupost.ID – Tim mahasiswa UGM berhasil mengembangkan sebuah sistem untuk menemukan jalur pembuluh vena pada tubuh pasien. Sistem yang dinamakan visiovein ini membantu tenaga medis saat melakukan pemeriksaan darah karena dapat menemukan pembuluh vena secara cepat.

Tim mahasiswa tersebut berasal dari Fakultas Kedokteran dan Fakultas MIPA yaitu Yasmin Noor Afifah, Putri Istiqomah RH, Ardianto Nugroho, Faisal Fajri Rahani, dan Intan Nur Fadliilah.

Yasmin Noor Afifah, salah satu anggota pengembang visiovein mengatakan bahwa hamper 90 persen pasien yang dirawat d rumah sakit akan mendapatkan prosedur akses vaskular. Sementara di Indonesia, prosedur untuk mengakses pembuluh vena masih dilakukan dengan metode konvensional yaitu dengan mencari jalur pembuluh darah dengan melihat dan meraba tangan pasien. Namun begitu, pada beberapa orang memiliki vena yang sulit untuk ditemukan atau sangat rapuh.

Visiovein terdiri dari tiga bagian utama yaitu rangkaian led inframerah, kamera inframerah, serta laptop. Rangkaian led inframerah berfungsi untuk memancrakan cahaya inframerah pada tubuh pasien. Selanjutnya kamera inframerah untuk menangkap dan mengolah citra digital gambaran jalur pembuluh vena pada tubuh pasien. Kemudian laptop sebagai unit pemroses dan pengolah data akan menampilkan gambaran jalur pembuluh vena pada layar LCD.

Faisal Fajri menambahkan visiovein dibuat dengan desain egronomis dan portable sehingga mudah untuk dibawa kemana saja. Tidak hanya itu, alat ini juga lebih murah dibandingkan dengan produk sejenis yang selama ini dipenuhi dengan mengimpor dari luar negeri.

Alat yang dikembangkan oleh lima mahasiswa muda ini hanya menghabiskan biaya produksi sekitar 3 juta rupiah saja, sehingga alat ini sangat berpotensi untuk dikembangkan dan diproduksi secara massal di Indonesia. (IK-SS)

Check Also

Guru garis Depan

SK CPNS Guru Garis Depan Telah Resmi Ditetapkan

Edupost.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah resmi menetapkan Surat Keputusan (SK) bagi 2.806 Guru …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *