Jumat , 20 Januari 2017
Home / Kabar Kampus / Mahasiswa UGM Ciptakan Obat Osteoporosis dari Cangkang Kerang

Mahasiswa UGM Ciptakan Obat Osteoporosis dari Cangkang Kerang

YOGYAKARTA – Selama ini Kerang darah (Anadara granosa) banyak disajikan sebagai salah satu menu utama di berbagai restoran seafood. Umumnya cangkangnya akan dibuang karena dianggap tidak bermanfaat. Namun, di tangan para mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), cangkang kerang darah yang kaya akan kalsium ini bisa diolah menjadi terapi alternatif osteoporosis.

Tim mahasiswa UGM itu ialah Nabila Syarifah Jamilah , Istianah Maryam Jamilah  , Aprilia Maharani , Pras Setya , dan Ariska Devy. Mereka mengikuti studi di Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) dan Farmasi.

“Proses pembuatannya sederhana yaitu cangkang kerang yang kami peroleh dari sejumlah rumah makan dioven pada suhu 110 derajat Celcius selama 8 jam kemudian dihaluskan menjadi bentuk serbuk halus,” papar Nabil.

Sebelumnya, mereka telah mengujikan serbuk cangkang kerang darah tersebut pada tulang femur tikus Sprague Dawley. Dari pemberian serbuk selama dua bulan  menunjukkan adanya densitas tulang yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol dilihat dari intensitas sinar X yang diserap oleh tulang. Sementara hasil pembacaan radiografinya juga menunjukkan tikus yang telah diinduksi osteoporosis sebelumnya kemudian diberi serbuk cangkang kerang darah menunjukkan adanya penyembuhan dari osteoporosis yang sangat baik.

Aprilia menuturkan, hal  ini membuktikan bahwa kalsium pada cangkang kerang darah dapat diserap dan membantu mengurangi resiko osteoporosis dengan sumber kalsium alternatif.

Walau demikian, mereka mengaku penelitian ini masih perlu dilanjutkan dengan Scanning Electron Microscope (SEM) untuk melihat trabekula femur. “Harapannya nantinya bisa membantu para penderita osteoporosis dan mendapatkan sumber kalsium alternatif yang mudah, murah dan efisien bagi penderia osteoporosis,” imbuhnya.(UGM/IL-SS)

Check Also

guru-mengajar

Kota Yogyakarta Belum Terapkan Permendiknas Tentang Sumbangan

Edupost.ID – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Yogyakarta, Edy Hery Suasana menyatakan belum akan memberlakukan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *