Minggu , 11 Desember 2016
Home / Kabar Kampus / Mahasiswa UGM Ikuti ASEAN-JENESYS 2016 Jepang
Mahasiswa UGM Ikuti ASEAN-JENESYS 2016 Jepang
Mahasiswa UGM Ikuti ASEAN-JENESYS 2016 Jepang (foto: UGM)

Mahasiswa UGM Ikuti ASEAN-JENESYS 2016 Jepang

Edupost.id- Mahasiswa pascasarjana Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (UGM), Harsen Roy Tampomuri, S.IP., berkesempatan mewakili Indonesia dalam program ASEAN-Japan East Asia Network of Exchange and Youths (ASEAN-JENESYS). Ajang yang mengusung tema, “Economics: Economic Partnership, Trade and Investment” itu berlangsung pada 24 Oktober-1 November 2016.

Bersama dengan 18 delegasi Indonesia lainnya serangkaian kegiatan diselenggarakan oleh pemerintah Jepang dan Japan International Cooperation Center (JICE). Kegiatan yang diadakan adalah mempelajari pendidikan dan kebudayaan Jepang, kunjungan ke sejumlah pusat penelitian, museum dan peninggalan budaya, perusahan, serta berinteraksi langsung dengan warga Jepang.

Harsen mengatakan, program ASEAN-JENESYS dirancang pemerintah Jepang dalam ram rangka membangun solidaritas di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara “Sangat bersyukur dapat dipercaya mengikuti kegiatan ASEAN-JENESYS 2016 ini. Dalam kegiatan ini kami berkesempatan untuk berdiskusi dengan peserta lainnya dari negara anggota ASEAN, Timor-Leste, dan India. Sementara di sesi khusus juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dengan warga Jepang, Meksiko, dan Jerman,” ujar Harsen, mahasisa Departemen Politik Pemerintahan ini.

Pada program kali ini, Indonesia mengirimkan 19 orang peserta yang terdiri dari staf Kementerisan Luar Negeri, Keuangan, Komunikasi dan Informatika, BAPPENAS, staf bank pemerintah, dan mahasiswa.

Lewat kegiatan ini, seluruh peserta berkesempatan langsung merasakan pengalaman kebudayaan tradisional, keindahan alam dan, kemutakhiran teknologi berkolaborasi dan tumbuh secara harmonis dalam masyarakat Jepang. Hal tersebut terlihat dalam realitas hidup warga Jepang yang disiplin, memiliki kesadaran untuk menghargai alam, melestarikan warisan budaya dan terus memberdayakan setiap potensi dengan maksimal.

Pada akhir program ASEAN-JENESYS seluruh peserta melakukan diskusi secara strategis membicarakan rencana aksi sekembalinya ke negara masing-masing. Salah satunya adalah melakukan penguatan kerja sama dengan Jepang baik ekonomi, politik, sosial-budaya serta sektor lainnya.

“Kerja sama dan interaksi nantinya tidak hanya dilakukan “Government to Government”, tetapi juga “People to People”, jelas Harsen. (UGM/Inan)

Check Also

FPIK IPB Menang Student Innovation Competition Ocean Summit

FPIK IPB Menang Student Innovation Competition Ocean Summit

Edupost.ID- Mahasiswa Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan (ITK), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Institut …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *