Selasa , 22 Agustus 2017
Home / Kabar Kampus / Mahasiswa UI Belajar IT bersama Peneliti CERN di Swiss
UI- Masuk-Peringkat-Kampus-Terbaik-di-Asia
Universitas Indonesia (UI)

Mahasiswa UI Belajar IT bersama Peneliti CERN di Swiss

Edupost.id, Depok – Mahasiswa Teknik Komputer Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FT UI), I Made Sanadhi Sutandi terpilih untuk mewakili Indonesia di ajang “OpenLab Summer Research Program 2016” di Conseil Européen pour la Recherche Nucléaire (CERN). Di event tersebut, Sanadhi (21 tahun) akan terlibat secara langsung dalam proyek pengembangan sistem IT selama delapan minggu pada 20 Juni-21 Agustus mendatang di Jenewa, Swiss.

“Pencapaian ini merupakan peluang emas karena saya dapat belajar langsung dengan para pakar di bidang teknologi serta melihat dan merasakan langsung teknologi dan inovasi yang ada di seluruh dunia,” ujar Sanadhi dalam siaran pers yang diterima Edupost.id.
Sanadhi yakin dan mantap, untuk menyerap ilmu dan membangun relasi selama mengikuti program tersebut. Selama kegiatan berlangsung, ia akan memperoleh sejumlah topik perkuliahan. Kemudian juga dilibatkan langsung pada proyek penelitian bersama dengan peneliti CERN.

Tujuan kegiatan itu ialah untuk mendalami domain keilmuan yang menjadi kebutuhan utama pada infrastruktur Teknologi Informatika seperti Data Acquisition, Computing Platforms, Data Storage Architectures, Compute Provisioning and Management, dan Networks and Communication dan Data Analytics.

Sanadhi berhasil menggungguli 1.461 mahasiswa lainnya dari seluruh dunia. CERN (Conseil Européen pour la Recherche Nucléaire) ialah organisasi Eropa untuk Riset Nuklir. CERN merupakan salah satu Pusat Riset Komputasi dan Partikel Fisika terbesar di dunia.

Kontribusi yang diberikan CERN yaitu terhadap ilmu pengetahuan, diantaranya teknologi www (web) yang saat ini sudah menjadi bagian besar dalam kehidupan manusia. Selain itu, CERN juga berkontribusi pada penemuan partikel Higgs Boson yang mendapatkan hadiah Nobel Fisika tahun 2013 serta penemuan Super Symmetry dan Quark-Gluon Plasma yang menunjukkan fenomena pembentukan alam semesta. (UI/Nisa)

Check Also

Asteroid Apophis Diperkirakan akan Tabrak Bumi

Edupost.id – Asteroid Apophis besar berukuran 400 meter berada dalam daftar benda-benda dekat Bumi yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *