Jumat , 24 Maret 2017
Home / Kabar Kampus / Mahasiswa UII Bantu Petani Bunga Melati dengan Magic Stirrer

Mahasiswa UII Bantu Petani Bunga Melati dengan Magic Stirrer

YOGYAKARTA – Bunga melati memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan karena bisa diolah menjadi minyak atsiri. Namun, hingga saat ini pemanfaatan bunga melati dinilai masih kurang maksimal disebabkan minimnya kemampuan produksi para petani melati. Karena itu, tim mahasiswa UII membuat alat yang dinamakan Magic Stirrer untuk membantu petani melati meningkatkan produksi minyak atsiri bunga melati.

Tim mahasiswa UII yang terdiri dari  Titis Arini Afiati, Lusi Sofia dan Septian Perwira dari Jurusan Kimia Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).

Magic Stirrer memiliki beberapa kelebihan seperti waktu produksi yang lebih singkat dan tidak rumit sehingga tidak harus memiliki keahlian khusus untuk mengoperasikannya.

Umumnya petani melati membuat minyak atsiri dengan memakai teknik enfleurasi atau penyerapan minyak oleh lemak, sehingga selalu mengganti bahan baku setiap harinya. Hal tersebut merepotkan karena mengurangi keefektifan waktu dan tenaga yang digunakan. Karena itu perlu diganti dengan Magic Stirrer yang berbasis metode ekstraksi.

Komponen utama alatnya terdiri dari tabung kaca berukuran 5 kg sebagai tempat melati, motor pengaduk yang dilengkapi dengan pengatur kecepatan dan timer, serta kerangka besi sebagai penyangga.

Cara penggunaan alat ini cukup sederhana yakni bunga melati yang sudah bersih dari tangkainya ditimbang kemudian dimasukkan ke dalam tabung kaca, selanjutnya ditambahkan pelarut n-heksana dengan perbandingan 1:3 lalu dihubungkan dengan sumber listrik, diatur kecepatan putaran dan waktu ekstraksi (±5 jam). Pada waktu yang telah ditentukan,  alat tersebut akan berhenti secara otomatis dan campuran minyak dan pelarut dapat langsung dihasilkan, para pelaku usaha tinggal menguapkan pelarutnya dengan evaporasi.

Saat ini tim UII tengah mengembangkan alat ekstraksi minyak melati khususnya ditujukan kepada pelaku usaha minyak atsiri skala kecil dan menengah di Semarang. (UII/IK-SS)

Check Also

fahimudin kholida man 3 bantul

Dua Siswa MAN 3 Bantul Raih Emas World Mathematics Invitational 2017

Edupost.ID – Dua siswa MAN 3 Bantul kembali berprestasi di kancah nasional setelah berhasil meraih …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *