Selasa , 24 Oktober 2017
Home / Kabar Kampus / Mahasiswa UII Ciptakan Alat Pendeteksi Gas Beracun yang Dihasilkan Gunung Berapi

Mahasiswa UII Ciptakan Alat Pendeteksi Gas Beracun yang Dihasilkan Gunung Berapi

YOGYAKARTA- Tim mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta menciptakan alat yang mampu mendeteksi keberadaan gas beracun dari aktivitas vulkanik gunung berapi.

“Ketika mendeteksi adanya gas beracun, alat tersebut akan mengeluarkan bunyi alarm sebagai tanda bagi penduduk sekitar untuk segera mengevakuasi diri,” terang ketua tim mahasiswa UII, Alfi Ihda Amalia dilansir rol.

“Ide untuk merancang alat itu berawal dari ketertarikan untuk meneliti gas beracun yang sering menyertai aktivitas vulkanik gunung berapi,” jelasnya.

Alfi menerangkan, material-material beracun yang dibawa akibat letusan gunung berapi seperti H2S (Hidrogen Sulfida) dalam konsentrasi yang tinggi bisa berbahaya bagi manusia dan lingkungan.

“Oleh karena itu saya bersama empat rekan mengembangkan pendeteksi keberadaan gas H2S tersebut. Empat mahasiswa itu adalah Muhammad Supwatul Hakim, Febby Yulia Hastika, Septian Ramadan, dan Nurul Indriani,” urainya.

Ia memaparkan, salah satu metode untuk mendeteksi gas H2S adalah melalui “chemical sensor”. Gas H2S itu pada intinya terdiri atas unsur kimia yang akan memicu reaksi ketika berkontak dengan unsur kimia tertentu.

“Chemical sensor diracik dari campuran reagen yang dipreparasi dengan cara mencampur timbal asetat ke dalam tetrahidro furan (THF) dan campuran polimer,” paparnya.

Alfi menjelaskan, gas beracun yang ditimbulkan dari aktivitas gunung berapi bisa memakan korna, seperti yang pernah terjadi di kawasan Dieng pada 1966.

Gas beracun yang berasal dari Kawah Sinila itu menyebabkan tewasnya puluhan penduduk di daerah tersebut. (IK/SS)

Check Also

oxford-university

Kampus Luar Negeri yang Diakui Dikti

Edupost.id – Menempuh pendidikan di luar negeri menjadi salah satu pilihan yang diambil sebagian orang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *