Minggu , 24 September 2017
Home / Kabar Kampus / Mahasiswa UII Ciptakan MIKERAS, Alat Anti Maling dan Hemat Listrik

Mahasiswa UII Ciptakan MIKERAS, Alat Anti Maling dan Hemat Listrik

YOGYAKARTA – Lima mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) membuat inovasi untuk membantu masyarakat menghemat penggunaan listrik. Mereka menciptakan alat yang dinamai MIKERAS (Manajemen Listrik dan Keamanan Rumah Cerdas). Alat tersebut berfungsi mengatur penggunaan listrik rumah tangga sekaligus alat keamanan rumah dari pencurian.

Kelima mahasiswa UII tersebut yakni Galih Andyan Anindita, Achmad Syifau Syafawi, Rizky Arif Windiarto, Endro Ngujiharto dan Fahmy Abida Asa Firdausi yang berasal dari Jurusan Teknik Informatika UII.

“Ide kami ini didasari pemikiran-pemikiran kami mengenai sebuah alat yang dapat menjadikan sebuah rumah menjadi rumah cerdas yang dapat melakukan manajemen listrik agar biaya listrik pada rumah tersebut tidak membengkak,” ucap Galih selaku Ketua Tim, seperti dilanisr laman UII.

Ia menyebutkan bahwa dengan menerapkan MIKERAS di rumah-rumah, biaya listrik bisa dihemat dan digunakan sebagaimana mestinya. “Cara kerjanya sangat mudah, jadi setelah MIKERAS terpasang di rumah maka secara otomatis ketika seseorang memasuki rumah atau sebuah ruangan di dalam rumah maka MIKERAS akan menyalakan lampu ruangan tersebut dan ketika sistem mendeteksi di dalam ruangan sudah tidak ada manusia maka sistem MIKERAS akan mematikan lampu pada ruangan tersebut,” jelas Galih.

Selain menghemat listrik, MIKERAS juga berfungsi untuk menjaga keamanan rumah ketika tidak ada seseorang di dalam rumah. “Pemilik rumah tidak perlu lagi cemas ketika meninggalkan rumahnya dalam keadaan kosong karena sistem MIKERAS dapat membantu menjaga keamanan rumah tersebut, sehingga pemilik merasa nyaman ketika harus bepergian dengan orang-orang seisi rumah,” ungkap Galih.

Dua fungsi dalam satu alat tersebut menjadi kelebihan dari temuan Galih dan dan kawan-kawan. “Berdasarkan yang kami tahu, belum ada alat yang melakukan 2 pekerjaan itu sekaligus, kebanyakan di luar sana hanya alat untuk keamanan rumah ataupun alat manajemen listrik yang dirangkai terpisah. Dan kami mencoba membuatnya dalam satu alat,” tutur Galih. (IK/SS)

Check Also

MAN Yogyakarta 1

Siswa MAN 1 Yogyakarta Borong Kejuaraan Lomba Bahasa Inggris

Edupost.id – Empat siswa MAN 1 Yogyakarta berhasil memborong banyak kejuaraan dalam Edsa Youth Competition …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *