Minggu , 11 Desember 2016
Home / Kabar Kampus / Mahasiswa UMY Juara Kompetisi Video Edukasi
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)

Mahasiswa UMY Juara Kompetisi Video Edukasi

Edupost.ID – Tiga mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) berhasil meraih juara I dan juara favorit dalam kompetisi video edukasi Nursing Scientific Festival (NSF) 2016. Ketiga mahasiswa tersebut yaitu Nur Huda Surya Pratama selaku ketua tim, Ghulam Najiih Naadir, serta Rizky Shodiqurahman.

NSF merupakan ajang kompetisi yang diikuti oleh mahasiswa keperawatan di seluruh Indonesia. Ajang bergengsi ini diadakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang pada 21 hingga 23 Oktober 2016.

“Sesuai tema yang ditetapkan pada tahun ini, kami mengambil judul untuk video edukasi yaitu Improvisasi Penanganan Fraktur Pada Kecelakaan Lalu Lintas. Video yang kami buat mendiskripsikan terkait penanganan pertama pada kejadian kecelakaan, dengan mengambil contoh kecelakaan dengan korban yang masih sadarkan diri namun telah mengalami patah tulang pada bagian kaki korban. Pertolongan yang kami lakukan sesuai dengan prosedur penanganan pada kecelakaan,” jelas Huda.

Huda melanjutkan, video edukasi ini dibuat menggunakan metode suara, gerak, dan menghindari bahasa medis. Ini dilakukan agar masyarakat awam yang tak memahami bahasa medis dapat memahami materi yang ada dalam video.

“Langkah yang kami lakukan yaitu pertama melalui call for help atau menelpon ambulan gawat darurat, setelah itu melihat jalan napas, perkembangan dada, dan peredaran darahnya, lalu melakukan initial assestmen atau pengkajian awal pada korban terkait dengan pendarahan,” lanjutnya.

Dalam menutup semua pendarahan dan melakukan evakuasi korban patah tulang, Huda menambahkan bahwa perlunya edukasi kepada masyarakat dalam melakukan evakuasi tersebut tanpa harus menambah cedera baru. “Dengan mengambil judul terkait penangan fraktur (patah tulang, red), dapat menyadarkan kepada masyarakat terkait banyaknya alat yang bisa digunakan di lapangan dalam melakukan perawatan yang aman bagi penolong, korban, maupun aman bagi lingkungan. Alat-alat di sekitar kita yang bisa dijadikan penanganan pertama pada korban patah tulang itu seperti kayu atau lainnya,” tambahnya.

Dalam ajang perlombaan ini, selain UMY yang keluar menjadi juara pertama, tim UGM keluar sebagai peringkat ke-2, dan Universitas Udayana Bali di posisi ke-3. Harapan kedepan kami bisa membuka jalan bagi mahasiswa lainnya untuk dapat meregenerasi dan menunjukkan skill dalam berbagai hal. Video dalam proses pembuatan selama satu minggu ini semoga bermanfaat bagi masyarakat terkait penanganan kecelakaan bagi korban patah tulang,” harap mereka. (Andi)

 

Check Also

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)

UMY Teguhkan Diri sebagai Kampus Tanpa Kekerasan

Edupost.ID – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) semakin meneguhkan diri sebagai kampus tanpa kekerasan. Hal ini …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *