Kamis , 21 September 2017
Home / Kabar Kampus / Mahasiswa UMY Mengenal Perancis dengan Nonton Film hingga Membuat Poster

Mahasiswa UMY Mengenal Perancis dengan Nonton Film hingga Membuat Poster

YOGYAKARTA- Komunitas Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Warung Prancis (WP) mengadakan kegiatan Frankofoni, yakni hari ketika setiap negara di seluruh dunia yang memiliki komunitas Prancis mengadakan kegiatan yang berhubungan dengan negara tersebut. Kegiatan yang dilakukan berkaitan dengan kebudayaan, bahasa, maupun pengenalan wilayah Prancis.

Puthut Ardianto selaku Panitia WP UMY mengungkapkan, kegiatan Frankofoni sudah dimulai sejak 16 Maret. Beberapa kegiatan yang sudah dilakukan, diantaranya kelas perkenalan bahasa Prancis, pengenalan dan menikmati lagu-lagu berbahasa Prancis seharian penuh, nonton bersama sinema Prancis pilihan, dan presentasi studi di Prancis oleh Campus France.

“Yang terakhir, pembuatan poster Frankofoni 2015 pada hari ini. Kita sedang mendampingi puluhan peserta dalam membuat poster Frankofoni,” jelas Puthut yang juga Dosen Pendidikan Bahasa Inggris UMY, seperti dilansir okezone.

Puthut menyampaikan, dalam pembuatan poster, mahasiswa memperoleh pendampingan dari relawan asal Prancis, seperti Karine Josse yang menjadi volunteer untuk WP UMY. “Karine juga sering mempresentasikan apa pun yang berkaitan dengan Prancis,” ujarnya.

Karine Josse sudah setahun tinggal di Indonesia. Ia menuturkan, dirinya sangat senang menjadi relawan untuk mengisi berbagai kegiatan di WP UMY karena melihat antusiasme para mahasiswa yang mengikuti kegiatan WP tersebut.

Puthut menerangkan, Karine mempresentasikan tentang Frankofoni di awal acara. Kemudian para peserta diminta untuk membuat poster Frankofoni, seperti menggambar pemandangan di Paris, Menara Eifell, Miss France, membuat berbagai bendera negara yang mengadakan kegiatan Frankofoni dan gambar-gambar lainnya yang berkaitan dengan Prancis.

Poster terbaik yang terpilih akan mendapat hadiah berupa voucher makan gratis di Rendezvous Artisan French Cafe Yogyakarta, kafe milik warga Prancis dan Indonesia.

“Nanti poster para peserta akan kita display di sini. Setelah itu, kita lakukan penilaian. Lalu setelah penilaian, kita umumkan dan pemberian hadiah. Hanya itu,” ucapnya. (RR/IK)

Check Also

siswa sd ikuti pesantren kilat ramadhan

Pendidikan Bukan Hanya untuk Cetak Anak Pandai

Edupost.id – Pendidikan seharusnya bukan hanya mencetak anak pandai secara akademis. Pendidikan justru diharapkan dapat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *