Sabtu , 23 September 2017
Home / Kabar Kampus / Mahasiswa Unand Ciptakan Aroma untuk Bantu Petani Ikan
Mahasiswa Unand Ciptakan Aroma untuk Bantu Petani Ikan
Mahasiswa Unand Ciptakan Aroma untuk Bantu Petani Ikan (Unand dok.)

Mahasiswa Unand Ciptakan Aroma untuk Bantu Petani Ikan

Edupost.id – Tim mahasiswa Teknik Elektro Universitas Andalas (Unand) membuat inovasi di bidang perikanan. Mereka menciptakan Automatic Fry Counter Machine (Aroma), alat untuk meringankan dan mengefesiensikan kerja para penambak ikan.

Tim yang terdiri dari Rizky Syahreza Ryaldi, Dicky Anungrah, Joefrinaldo, Ade Alfauzan dan Abdian Hadi Pasmai membuat alat yang bisa dipakai untuk menghitung jumlah benih ikan ketika seorang penambak akan menjual benih-benih ikan tersebut kepada konsumen.

Rizky menuturkan, alat tersebut diciptakan berawal dari temuan di lapangan ketika berkunjung ke penambak ikan di Danau Maninjau. Ia melihat para penambak benih ikan di Danau Maninjau ketika menjual benih ikan kepada konsumen tidak menghitung jumlah benih ikan yang mereka jual namun dengan sistem takaran saja.

“Misalnya ada konsumen yang membeli benih ikan Rp 10.000 kepada si penambak, maka si penambak ini hanya menakar atau mengira-ngira berapa jumlah benih ikan seharga 10.000 tersebut,” pungkasnya.

Dari pengamatan di lapangan tersebut, maka muncul ide untuk membuat sebuah alat yang bisa menghitung jumlah benih ikan ketika dijual oleh penambak kepada konsumen, dan dari situlah diciptakan Aroma ini.

Reza menjelaskan, cara kerja alat ini sederhana, ketika semua komponen sudah terpasang, maka kita masukan benih ikan ke dalam Aroma, lalu benih ikan ini akan melewati pipa ukuran 1 inci dan saat melewati pipa 1 inci itulah sensor photodioda dan inframerah ini akan menghitung jumlah ikan secara otomatis, dan jika sudah mencapai jumlah yang diinginkan maka katup yang terpasang pada pipa akan tertutup secara otomatis.

“Untuk menciptakan Aroma ini kami menghabiskan biaya kira-kira Rp2.500.000 serta hampir memakan waktu 1 tahun mulai dari bulan Agustus 2016 sampai bulan Juni 2017, dan Insya Allah alat ini akan diaplikasikan ke pada penambak benih ikan di Danau Maninjau pada pertengahan bulan Juli nanti,” ujarnya. (Unand/ IK-SS)

Check Also

susu

Rambut Sehat dan Stylish dengan Pomade Susu Inovasi IPB

Edupost.id – Rambut sehat dan stylish, siapa yang tidak mau? Apalagi mewujudkannya dengan bahan ramah lingkungan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *