Sabtu , 22 Juli 2017
Home / Kabar Kampus / Mahasiswa Unpad Kembangkan Agriland, Agribisnis di Tol Laut

Mahasiswa Unpad Kembangkan Agriland, Agribisnis di Tol Laut

BANDUNG – Melonjaknya harga komoditas bahan pokok mendorong tim mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) mengembangkan Agriland. Konsep ini memajukan sentra agribsinis Indonesia terpadu yang berada di tol laut.

Tim mahasiswa Unpad itu terdiri dari Rafika Nuraini, Eliza Mardian, Irma Amalia Samsudin, dan Maya Nordian dari Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Unpad.

Dengan menerapkan Supply Chain Management (SCM), Agriland berusaha mengatasi kelangkaan stok di suatu daerah, serta disparitas dan fluktuasi harga komoditas bahan pokok. Konsep Agriland ini turut mendukung program Tol Laut yang digagas pemerintah saat ini.

Agriland akan berada di Pulau Kangean, Jawa Timur. Pulau ini dipilih karena lokasinya yang strategis, dan berada diantara pelabuhan-pelabuhan besar di Indonesia.

Di Agriland, akan terdapat berbagai produk unggulan di bidang pertanian dari seluruh penjuru Indonesia, mulai dari bahan mentah hingga olahan, bahkan kerajinan tangan dari hasil pertanian. Hal ini akan menjadikan Agriland sebagai basis konektivitas sentra pemasaran Agribisnis dari berbagai pulau di Indonesia.

Aplikasi Sistem Informasi Manajemen (SIM) pun diterapkan, untuk mengontrol permintaan dan penawaran di setiap daerah. Misalnya, Papua membutuhkan hasil pertanian dari Sumatera, maka tidak perlu jauh-jauh ke Sumatera karena akan dibantu Agriland. Dengan demikian, harga dari komoditas akan tetap terjaga.

Selain untuk menguatkan sektor pertanian Indonesia, Agriland juga diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan sektor pariwisata.

Gagasan ini dituangkan dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan berhasil lolos menjadi salah satu peserta di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) 2015. Mereka berharap dapat membawa prestasi terbaik di Pimnas nanti. (Unpad/IK-SS)

Check Also

Guru garis Depan

SK CPNS Guru Garis Depan Telah Resmi Ditetapkan

Edupost.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah resmi menetapkan Surat Keputusan (SK) bagi 2.806 Guru …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *