Jumat , 18 Agustus 2017
Home / Kabar Kampus / Mahasiswa Unpad Wakili Indonesia di YSEALI Amerika Serikat

Mahasiswa Unpad Wakili Indonesia di YSEALI Amerika Serikat

BANDUNG – Mahasiswa program studi Kesejahteraan Sosial FISIP Universitas Padjajaran (Unpad), Panji Aziz Pratama mewakili Indonesia di ajang Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI) Academic Fellow 2015 on Civic Engagement di Northen Illinois University (NIU). Ajang ini dihelat di Amerika Serikat sejak 1 Oktober hingga 4 November lalu.

Panji bersama empat orang wakil Indonesia lainnya mengikuti program YSEALI selama lima minggu di NIU dengan dibiayai penuh United States Departemen. YSEALI ialah program pengembangan kepemimpinan dan networking di ASEAN melalui berbagai program pelatihan dan edukasi. Selama 4 minggu kegiatan, Panji bersama 21 orang delegasi se-ASEAN lainnya mempelajari berbagai isu terkait civic engagement, diantaranya: disability movements, women rights, labor movement, dan civil rights movement.

Setiap minggunya, delegasi mengikuti reading discussion guna menambah pengetahuan dan keterampilan para peserta di dalam memimpin organisasi. Pengembangan kapasitas program ini difasilitasi oleh berbagai profesor dan pakar dari Center of Non-Government Organization (NGOLD) dan Center for Southeast Asian (CSEAS) di NIU.

Selain itu, delegasi juga kunjungan ke NGO (Non Goverment Organization) yang berada di Illinois dan Washington D.C, dan sempat berbincang dengan John Brandon, Director International Relations of The Asia Foundation. Yayasan ini berkantor di Washington D.C dan memiliki keterlibatan dalam mendukung dan membiayai organisasi besar di Asia termasuk Indonesia.

Panji menuturkan, target dari kegiatan ini ialah menghasilkan civic action plan yang akan dilaksanakan di negara masing-masing. Adapun civic action plan yang dibuat Panji berjudul “Youthcation Project”, sebuah proyek pelatihan kerelawanan dengan konsep “Go to rural area, life, and engage with children and community”. Proyek ini rencananya akan diterapkan di desa binaan Istana Belajar Anak Banten pada 2016 mendatang. (IK-SS)

Check Also

Ujaran Kebencian

Peneliti: Pemerintah Lalai Awasi Ujaran Kebencian Masyarakat

Edupost.id – Peneliti Retorika dan Media dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Desideria Murti menyatakan pemerintah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *